Sumatera Utara

Ketahuan Mencuri, Remaja di Padangsidimpuan Nyaris Diamuk Massa

169
×

Ketahuan Mencuri, Remaja di Padangsidimpuan Nyaris Diamuk Massa

Sebarkan artikel ini
Saat Satpol PP Kota Padangsidimpuan mengamankan maling di Jl Padangsidimpuan Sipirok Desa Simirik Simpang Balakka Nalomak Kamis (09/10/25). (Kap)

TERITORIAL24.COM, Padangsidimpuan — Seorang remaja nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap tangan melakukan pencurian di Jalan Padangsidimpuan–Sipirok, tepatnya di Desa Simirik, Simpang Balakka Nalomak, Kamis (9/10/2025) pagi.

Beruntung, petugas Satpol PP yang sedang berpatroli melintas di lokasi dan segera mengamankan pelaku dari amukan warga.

Salah satu warga yang juga menjadi korban, Zakaria Pulungan (45), pemilik warung di sekitar lokasi, mengungkapkan bahwa pelaku sudah beberapa kali beraksi di kawasan tersebut.

“Banyak kios di sini sudah dimasuki maling ini. Ada konter pulsa, warung sembako, dan warung makanan ringan. Pelaku beraksi sendirian. Kebetulan, saat warga melihat rekaman CCTV dari salah satu konter, terlihat jelas wajah pelaku sedang beraksi,” ujar Zakaria.

Sementara itu, Kepala Desa Simirik, Unus Tampubolon, membenarkan bahwa beberapa warganya menjadi korban pencurian oleh pelaku yang diketahui merupakan warga pindahan.

“Pelaku masih muda, berusia sekitar 28 tahun. Dia warga pindahan dari Gang Sihar, Kelurahan Batunadua, ke Desa Simirik,” jelas Unus.

Ia menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap warga pendatang agar kejadian serupa tidak terulang.

“Ke depan, setiap warga yang pindah ke Desa Simirik wajib menunjukkan Surat Keterangan Berkelakuan Baik (SKBB) dari daerah asal. Kebijakan ini segera kami sampaikan kepada seluruh kepala dusun,” tegasnya.

Pantauan wartawan di lapangan, warga sempat ramai mengerumuni pelaku yang sudah tertangkap. Beruntung, petugas Satpol PP yang sedang berpatroli rutin melintas dan langsung mengamankan pelaku ke dalam mobil dinas untuk dibawa ke kantor guna proses lebih lanjut.(Kap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *