Deli Serdang - Serdang Bedagai

Ketua SMSI Sergai Bantu Korban Puting Beliung di Desa Pematang Kuala

379
×

Ketua SMSI Sergai Bantu Korban Puting Beliung di Desa Pematang Kuala

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI — Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Zuhari, menyalurkan bantuan kepada korban angin puting beliung di Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Rabu, 9 Juli 2025.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana yang hingga kini belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah.

Salah satu penerima bantuan, Sajiah Lestari (27), warga Dusun II Pematang Kuala, menceritakan rumahnya rusak parah setelah diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Rabu malam, 2 Juli 2025.

“Atap seng dan beroti rumah kami lepas semua, dinding dari batubata juga rusak. Sampai sekarang belum bisa ditempati,” kata Sajiah, Kamis, 10 Juli 2025.

Bantuan yang disalurkan SMSI Sergai berupa beras, minyak goreng, dan gula.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua SMSI Sergai Zuhari, didampingi Wakil Ketua Muslim Lubis dan Humas Edwin Yatim.

“Kami prihatin dengan kondisi korban. Bantuan ini memang tidak banyak, tapi mudah-mudahan dapat meringankan beban mereka,” kata Zuhari.

Sajiah menyatakan hingga sepekan pascakejadian, belum ada bantuan material bangunan dari pemerintah desa maupun Dinas Sosial Sergai. “Kami sangat berharap perhatian dari pemerintah, karena rumah kami belum bisa ditempati,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pematang Kuala, Ramlan, menyampaikan bahwa pihak desa dan warga telah turun langsung membantu saat kejadian.

Ia juga menyebut laporan dan permintaan bantuan bahan bangunan sudah diteruskan ke Dinas Sosial Sergai dan telah ditinjau oleh perwakilan Muspika Teluk Mengkudu.

“Kami minta warga bersabar. Bantuan masih dalam proses,” kata Ramlan.

Namun, Misnah (54), ibu dari Sajiah, menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya respons pemerintah.

“Sudah hampir seminggu, satu seng pun belum turun dari pemerintah. Tolonglah bantu anak saya,” ujarnya.

Angin puting beliung yang terjadi pada malam hari itu menyebabkan kerusakan di sejumlah rumah warga, terutama bagian atap. Hingga kini, warga terdampak masih menunggu realisasi bantuan dari pemerintah daerah.(Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *