TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai —Solidaritas masyarakat Kota Tanjungbalai kembali menunjukkan kekuatannya melalui Konser Amal Peduli Bencana Sumatra, sebuah aksi kemanusiaan yang digelar di Bundaran PLN, Jalan Sudirman, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Minggu (12/12).
Kegiatan yang melibatkan Jaringan Seni Tanjungbalai bekerja sama dengan BAZNAS Kota Tanjungbalai ini berhasil menghimpun donasi Rp29.594.000 serta ratusan paket bantuan kebutuhan pokok bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Diprakarsai oleh Mahmudin atau Kacak Alonso bersama Pemerintah Kota Tanjungbalai, konser amal tersebut menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen masyarakat—mulai dari pelaku seni, pengusaha, ASN, komunitas kreatif, lembaga keagamaan, hingga warga umum.

Momentum ini menjadikan konser tersebut sebagai salah satu aksi solidaritas terbesar di Tanjungbalai sepanjang tahun 2025.
Selain donasi uang tunai, panitia juga mencatat bantuan logistik dalam jumlah signifikan, terdiri dari Beras 280 kg Mie instan 148 kotak Pop Mie besar 7 kotak Pop Mie kecil 3 kotak Minyak goreng 11 kota Biskuit Roma 3 kota Biskuit Unibis 3 kota Popok besar 2 kotak Popok bayi 2 bungkus Sabun 5 kotak Wafer 5 kotak Kopi Kapal Api 1 kotak Gula aren 1 kotak Air mineral Cleo 4 krat Air mineral: 50 kotak Sandwich 1 kotak Pembalut wanita 1 kotak Pakaian layak pakai 30 kotak saat ini akan disalurkan ke saudara kita yang tertimpa musibah bencana Alam.
Seluruh bantuan tersebut akan disalurkan ke tiga provinsi terdampak bencana melalui mekanisme penyaluran resmi BAZNAS dan relawan jaringan seni yang telah berkoordinasi dengan posko-posko tanggap darurat.
Mahmudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Saya selaku koordinator mengucapkan ribuan terima kasih kepada para pengusaha, ASN, Jaringan Seni Tanjungbalai, BAZNAS, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berdonasi. Terima kasih juga kami sampaikan kepada instansi yang membantu kelancaran acara serta panitia yang bekerja tanpa lelah,” ujarnya.












