TERITORIAL24.COM, LANGKAT —Banjir memang datang tanpa pamit, tapi pemulihannya butuh kehadiran banyak pihak.
Mahasiswa Universitas Tjut Nyak Dhien (UTND) Medan memilih ikut turun tangan dengan mendatangi Desa Teluk, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, untuk membantu pemulihan sektor peternakan pascabanjir.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak yang dilaksanakan sejak 30 Januari 2026 hingga 28 Februari 2028, dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Fokus utama program ini adalah sosialisasi kepada warga sekaligus pemulihan sektor peternakan yang terdampak banjir.
Mahasiswa UTND terlibat langsung mendampingi para peternak dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul setelah bencana, mulai dari kondisi kandang hingga kesehatan ternak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan inventarisasi permasalahan peternak. Mahasiswa melakukan pendataan kondisi kandang serta kesehatan hewan ternak pascabanjir.
Data tersebut kemudian menjadi pijakan untuk pelaksanaan kegiatan lanjutan yang lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan warga.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa UTND melakukan pembersihan kandang ternak yang sempat terendam banjir serta memberikan vitamin kepada ternak milik warga. Upaya ini dilakukan untuk membantu pemulihan kondisi ternak sekaligus mencegah munculnya penyakit yang kerap muncul setelah banjir surut.
Tak hanya berhenti di aksi lapangan, mahasiswa juga menggelar sosialisasi dan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya pemberian vitamin dan menjaga daya tahan tubuh ternak pascabencana.
Edukasi ini diharapkan dapat membekali peternak dengan pengetahuan agar lebih siap menghadapi situasi serupa di masa mendatang.
Melalui Program Mahasiswa Berdampak ini, Universitas Tjut Nyak Dhien menegaskan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat, sekaligus ikut mendorong pemulihan ekonomi warga Desa Teluk, khususnya di sektor peternakan.(Akbar)












