TERITORIAL24.COM,Tebing Tinggi- Majelis Taklim Persaudaraan Islam Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, secara tegas menyerukan dukungan terhadap fatwa jihad melawan Israel dan sekutu-sekutunya, Rabu(9/4/2024).
Seruan ini merujuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Persatuan Ulama Dunia (International Union of Muslim Scholars/IUMS) yang mewajibkan umat Islam membela Palestina dari penjajahan dan genosida.
Ketua Majelis Taklim Persaudaraan Islam Kota Tebing Tinggi, Ustadz Muslim Istiqomah, mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan fatwa tersebut sebagai seruan nyata perjuangan.
Ia menekankan bahwa salah satu bentuk jihad yang bisa dilakukan umat saat ini adalah memboikot semua produk yang berafiliasi dengan Amerika Serikat, Israel, dan para sekutunya.
“Baik itu produk makanan, minuman, obat-obatan, kendaraan, alat elektronik, dan lainnya, harus kita jauhi.”
“Inilah bentuk jihad kita sebagai umat Islam dalam mendukung perjuangan saudara-saudara kita di Palestina,” tegas Ustadz Muslim.
Fatwa ini, sebagaimana disampaikan oleh Ketua MUI Pusat Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, sejalan dengan hasil Ijtima’ Ulama Fatwa MUI yang menegaskan kewajiban membela Palestina.
Bahkan, menurut Prof. Sudarnoto, dalam forum tersebut juga direkomendasikan pengiriman pasukan untuk melindungi warga Gaza dari tindakan genosida dan penghancuran yang dilakukan Israel.
“Fatwa yang dikeluarkan oleh IUMS harus didukung secara meluas. Poin-poinnya memberikan gambaran jelas tentang perlunya pendekatan komprehensif dan konsolidasi internasional oleh dunia Islam untuk melawan dan menundukkan Israel serta mewujudkan kemerdekaan Palestina,” ujar Prof. Sudarnoto, Selasa (8/4/2025).
Ia menegaskan bahwa kejahatan besar yang dilakukan oleh Israel dan didukung penuh oleh Amerika Serikat merupakan bentuk kemungkaran sistemik yang bertentangan dengan ajaran agama.
“Diperlukan kekuatan internasional yang efektif untuk melawan aliansi jahat ini. Dunia Islam tidak boleh diam. Harus ada gerakan amar ma’ruf nahi mungkar untuk menghentikan kekejaman ini,” tambahnya.












