TERITORIAL24.COM, DELISERDANG – Pasca kehadiran warkop atau cafe Baba kopi yang terletak di jalan Diponegoro Kelurahan Lubuk Pakam Pekan menjadi ancaman kenyamanan warga sekitar.
Pasalnya, live musik yang selalu di adakan di cafe itu mengganggu kenyaman warga yang sudah tinggal puluhan tahun di lingkungan tersebut.
“Bagi kami ketenangan hidup di lingkungan kami melebihi segalanya. Kami gak butuh kompensasi apapun, karena kami duluan yang sudah puluhan tahun tinggal dilingkungan ini.
Seharusnya warkop baba yg menyesuaikan dengan lingkungan kami bang”, cetus warga yang namanya minta di rahasikan karena takut di intimidasi, Rabu (9/4/2025).
Menurut warga, mediasi antara pihak pengusaha Cafe dengan warga sekitar sudah berulang kali dilakukan tapi tidak ada titik temu dan terkesan pihak pengusaha enggan menandatangani surat yang berisikan point-point mediasi.
“Kami sudah laporkan ke Lurah, ke Polsek dan DPRD Deli Serdang juga, tapi surat kami yang dimasukakan ke lembaga DPRD tidak ditanggapi, diduga oknum yang nyembunyikan karena sampai sekarang keluhan kami tak ditanggapi,” ucap Warga tersebut.
“Sekarang yang kami mau itu Rapat Dengar Pendapat atau RDP bang, supaya jelas kekuatan hukumnya. Bila relevan kan dgn perda2 yg ada” tambah sumber lagi.
Terkait masalah ini, Lurah Lubuk Pakam Pekan, M Zulfahmi saat dikonfirmasi membenarkan permasalahan keluhan warga namun mediasi yang dilakukan tidak ada titik temunya.
“Iya sudah beberapa kali kita coba mediasikan tapi tidak ada titik temu, sudah melapor juga ke Polsek katanya warga yang keberatan dengan suara musik aktifitas cafe tersebut,” ujar Lurah Lubuk Pakam Pekan. (yu_di)












