Memperbanyak istighfar.
Dosa sering menjadi penghalang terkabulnya doa. Mengakui kesalahan di hadapan Allah adalah langkah pertama untuk membuka pintu rahmat-Nya.
Berdoa dengan keyakinan dan harapan.
Allah sendiri berfirman:
”Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan bagimu.”
Keyakinan inilah yang menjadikan doa penuh kekuatan.
Kesempatan yang Mungkin Tak Terulang
Ramadhan adalah tamu agung yang sebentar lagi akan berpamitan. Kita tidak pernah tahu apakah tahun depan kita masih diberi kesempatan untuk kembali bertemu dengannya.
Karena itu, jangan biarkan malam-malam terakhir ini berlalu tanpa makna. Jangan habiskan waktu hanya untuk kesibukan dunia atau persiapan hari raya yang berlebihan.
Gunakanlah sisa malam Ramadhan untuk memperbanyak sujud, istighfar, dan doa.
Tangiskan dosa-dosa yang pernah dilakukan, dan mohonlah kepada Allah agar kehidupan kita di masa depan dipenuhi keberkahan.
Bisa jadi, satu doa yang dipanjatkan dengan tulus di penghujung Ramadhan adalah doa yang akan mengubah jalan hidup kita—mendatangkan ampunan, membuka pintu rezeki, menenangkan hati, dan mengantarkan kita menuju kebahagiaan abadi.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan mempertemukan kita dengan Lailatul Qadar dalam keadaan iman yang sempurna.Amin ya Rabbal ‘alamin.***












