Gigi tiruan yang sudah tidak sesuai atau menimbulkan luka sebaiknya diperiksakan, bukan sekadar dibiarkan karena dianggap sebagai hal biasa.
Ketika seseorang telah kehilangan gigi dan menggunakan gigi tiruan, bukan berarti perawatan mulut selesai.
Gigi tiruan tetap membutuhkan kebersihan dan perawatan. Mulut juga harus tetap dibersihkan, termasuk jaringan gusi dan lidah.
Gigi tiruan perlu digunakan sesuai anjuran dan diperiksa apabila terasa longgar, menyebabkan luka, atau mengganggu proses mengunyah.
Dalam kondisi tertentu, dokter gigi dapat mempertimbangkan berbagai pilihan untuk menggantikan gigi yang hilang.
Pilihannya tentu bergantung pada kondisi kesehatan mulut, jumlah gigi yang hilang, kondisi jaringan pendukung, kemampuan perawatan, serta pertimbangan lainnya.
Karena itu, tidak ada satu jenis penggantian gigi yang otomatis cocok untuk semua orang.
Jangan menunda pemeriksaan apabila terdapat keluhan seperti gigi terasa goyang, gusi sering berdarah atau membengkak, sakit gigi yang berulang, luka di dalam mulut yang tidak kunjung membaik, sulit mengunyah, gigi tiruan menimbulkan luka, atau mulut terasa sangat kering dan mengganggu aktivitas.
Keluhan tersebut tidak selalu berarti penyakit serius. Namun, pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat.
Menjadi tua adalah bagian alami dari kehidupan. Namun, menua bukan alasan untuk menyerah terhadap kesehatan gigi dan mulut.
Gigi yang dirawat dengan baik dapat membantu seseorang tetap menikmati makanan, berbicara dengan nyaman, tersenyum tanpa rasa minder, dan menjalani kehidupan sosial dengan lebih percaya diri.
Karena itu, jangan menunggu gigi bermasalah baru mulai peduli. Mulailah dari kebiasaan sederhana: membersihkan gigi dengan benar, menjaga pola makan, memperhatikan kondisi gusi dan mulut, serta melakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara berkala.
Bagi masyarakat Kota Tebing Tinggi yang membutuhkan pemeriksaan dan perawatan gigi, praktik drg. Najib Albana siap melayani masyarakat di Jl. Tengku Hassim Utama No. 1 H, Tebing Tinggi.












