Tebing Tinggi - Batu Bara

Mensos Gus Ipul Tinjau UINSU Tebing Tinggi untuk Sekolah Rakyat Program Presiden Prabowo

708
×

Mensos Gus Ipul Tinjau UINSU Tebing Tinggi untuk Sekolah Rakyat Program Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
Menteri Sosial Republik Indonesia, Dr. (H.C.) H. Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul,Pada Jumat 11 April 2025,melakukan kunjungan kerja ke Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara(Istimewa/Sarifudin Sinaga)

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Mensos dan jajaran. Kota Tebing Tinggi sebenarnya belum termasuk dalam daftar pengusul, namun kami melihat potensi dan kesiapan dari lokasi yang dikunjungi hari ini. Mudah-mudahan dapat segera terealisasi,” ujarnya.

Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menambahkan bahwa Kampus UINSU yang ditinjau saat ini merupakan hibah dari Pemko Tebing Tinggi kepada Kementerian Agama.

Dengan luas awal sekitar 2,4 hektar, Pemko berkomitmen untuk memperluas lahan tersebut agar memenuhi persyaratan minimal seluas 5–6 hektar sesuai ketentuan pendirian Sekolah Rakyat.

“Kami siap mendukung penuh. Kami sedang mengupayakan penambahan lahan agar pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tebing Tinggi dapat segera dimulai,” jelas Wali Kota.

Sekolah Rakyat nantinya akan menyediakan fasilitas lengkap mulai dari akomodasi, makanan bergizi, perlengkapan belajar digital, rumah guru, hingga sarana olahraga.

Sistem pendidikan akan mengintegrasikan pendidikan formal dengan pembinaan karakter secara intensif.

Seleksi dan rekrutmen dilakukan secara aktif, termasuk melalui pendekatan langsung ke keluarga sasaran.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Adlin Tambunan, Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Sakti Khadaffi Nasution, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi dan Kota, serta pejabat dari Kementerian Sosial.

Dengan kunjungan ini, diharapkan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara, khususnya Kota Tebing Tinggi, dapat segera terwujud sebagai bagian dari komitmen nasional untuk membangun generasi unggul yang bebas dari belenggu kemiskinan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *