Asahan - Tanjungbalai

Nasib Buruh PT Lonsum Gunung Melayu 25 Tahun Pengabdian “Rontok” Dihantam 5 Kg Brondolan

651
×

Nasib Buruh PT Lonsum Gunung Melayu 25 Tahun Pengabdian “Rontok” Dihantam 5 Kg Brondolan

Sebarkan artikel ini
Kondisi Parmuji, buruh korban dugaan pemecatan sepihak PT Lonsum Kebun Gunung Melayu.(gan).

Namun pemikiran itu, berbuah pahit baginya. Parmuji terpergok Askep perusahaan perkebunan kelapa sawit itu, ketika berjalan menuju pulang dengan membawa brondolan tersebut.

Sebegitu terpergok dan diamankan, dirinya bukannya menjalani proses intrn dengan diberikan hukuman peringatan, melainkan langsung diboyong ke Mapolsek Bandar Pulau.

Kemungkinan, disebabkan kondisi sakit – sakitan yang dialaminya serta nilai material brondolan yang diambilnya juga sangat kecil, Parmuji akhirnya dipulangkan dan urung menjalani proses pemeriksaan. Namun keburuntungan yang diperolehnya dari pihak kepolisian, ternyata belum berakhir.

Sepulang dari kantor polisi, Parmuji bukannya dikembalikan ke rumah untuk bertemu keluarganya, melainkan langsung kembali diproses dengan dibawa ke Kantor Apdeling perusahaan yang terletak tidak jauh dari rumahnya.

Tidak hanya dipaksa untuk mengakui kesalahan atas perbuatan yang dilakukannya, di kantor itu Parmuji juga dipaksa menandatangani surat pernyataan pengunduran diri sebagai buruh perusahaan.

“Karena terus menerus mendapat penekanan, saya terpaksa pasrah dan menyerah untuk menandatangani surat pernyataan pengunduran diri dari perusahaan.” imbuhnya dengan wajah sedih.

Sementara, menyikapi peristiwa yang dialami Parmuji itu, Manager PT Lonsum Kebun Gunung Melayu, Siswanto dan Asisten, Armando Simatupang yang coba dikonfirmasi teritorial24.com secara terpisah tidak berhasil dihubungi. Bahkan keduanya sama sekali tidak menjawab ketika dihubungi via jaringan selular masing – masing dinomor 0812 3194 xxxx dan 0823 7039 xxxx.(gan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *