MEDAN I TERITORIAL24.COM — Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah pemangku kepentingan untuk membahas wacana penggratisan ongkos transportasi umum bagi pelajar di Kota Medan.
RDP tersebut direncanakan sebagai tindak lanjut atas kebijakan subsidi APBD Pemko Medan untuk operasional bus listrik sekaligus mengkaji kemungkinan pengalihan subsidi untuk mendukung angkutan kota (angkot) gratis bagi pelajar.
Paul mengatakan, Pemko Medan saat ini mengalokasikan sekitar Rp91 miliar per tahun untuk operasional 72 unit bus listrik. Menurutnya, penggunaan anggaran tersebut perlu dievaluasi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Hal itu disampaikan Paul kepada wartawan, Selasa (22/9/2026).
Ia menilai subsidi operasional bus listrik perlu dikaji dari sisi efektivitas dan ketepatan sasaran. Salah satu opsi yang menurutnya dapat dibahas adalah mengalihkan sebagian dukungan anggaran untuk subsidi angkutan kota sehingga pelajar dapat memperoleh layanan transportasi gratis.
“Saya setuju jika ongkos pelajar di Medan digratiskan. Karena hal itu merupakan bagian dari bantuan untuk siswa prasejahtera,” ujar Paul.
Namun, politisi PDI Perjuangan yang juga Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan itu menegaskan, realisasi program tersebut membutuhkan kajian yang matang, terutama terkait kemampuan keuangan daerah.
“Kita harapkan ada kajian yang matang sehingga tidak memberatkan beban APBD Pemko ke depan,” paparnya.
Libatkan Lintas Komisi dan OPD
Paul menyebut RDP nantinya diupayakan melibatkan Komisi 2 dan Komisi 4 DPRD Medan. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemko Medan juga akan diundang untuk memberikan penjelasan sesuai bidang masing-masing.
OPD yang direncanakan hadir antara lain Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan.
Menurut Paul, keterlibatan BKAD penting untuk memberikan gambaran mengenai kemampuan keuangan daerah apabila program subsidi angkutan pelajar tersebut direalisasikan.












