Sumatera Utara

Pemprov Sumut Ngebut Serap 10.000 Tenaga Kerja, Sekalian Cegah TPPO

417
×

Pemprov Sumut Ngebut Serap 10.000 Tenaga Kerja, Sekalian Cegah TPPO

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mulai tancap gas buat dua hal sekaligus: ngurangin angka pengangguran dan mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Targetnya, sampai tahun 2026 ada sekitar 10.000 orang yang bisa dapat kerja.

Hal itu disampaikan dalam temu pers bertema “Perkuat Kolaborasi, Cegah Pekerja Migran Ilegal dan Korban TPPO di Sumut” yang digelar Dinas Kominfo Sumut bersama Dinas Ketenagakerjaan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan KB (P3AKB), di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (24/9/2025).

“TPPO salah satu penyebabnya karena susah cari kerja. Karena itu, Pemprov sudah teken MoU sama KEK Sei Mangkei buat serap 3.000 tenaga kerja tahun 2025 ini,” kata Kadisnaker Sumut, Yuliani Siregar.

Selain KEK Sei Mangkei, Pemprov juga bakal gandeng PT KIM Medan dan PT Inalum supaya target serapan 10.000 pekerja sampai 2026 bisa kecapai.

Tahun ini, Pemprov sempat bikin Job Fair yang berhasil mempertemukan 567 orang dengan pekerjaannya, plus ada 1.708 penempatan kerja ke luar negeri.

“Kerja di luar negeri boleh aja, asal sesuai aturan biar nggak jadi korban TPPO,” lanjut Yuliani.

Data BPS Sumut Februari 2025 nyebut ada 11,5 juta penduduk usia kerja. Dari jumlah itu, 8,1 juta termasuk angkatan kerja, tapi 409 ribu di antaranya masih nganggur. Ditambah lagi ada sekitar 2.000 pekerja ilegal di Malaysia yang rawan masuk ke lingkaran TPPO.

Biar masalah ini nggak berlarut-larut, Pemprov juga gandeng Dinas Pendidikan buat nyiapin lulusan dengan skill relevan (misalnya desain grafis, ahli las, dan lain-lain), serta Dinas Koperasi untuk dorong UMKM biar jadi lapangan kerja alternatif di daerah yang nggak punya industri besar.

“Selain itu, kita juga renovasi Balai Latihan Kerja biar calon pekerja bisa dapat pelatihan yang sesuai kebutuhan industri,” tegas Yuliani.

Semua langkah ini, menurutnya, sejalan dengan visi misi Gubernur-Wakil Gubernur Sumut: nurunin angka kemiskinan sekaligus ningkatin daya saing SDM supaya Sumut bisa lebih unggul, maju, dan berkelanjutan.(Anggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *