Sebagai bentuk tekanan internasional, Al-Qaddoumi mendorong boikot global terhadap entitas Zionis sebagai langkah strategis untuk membendung dan mengisolasi kebijakan pendudukan Israel.
Ia juga menyinggung strategi Israel dalam memperluas wilayah pendudukan di Palestina dan kawasan Arab sebagai bagian dari ambisinya membentuk “Israel Raya”.
Menutup pernyataannya, Al-Qaddoumi menyerukan kepada komunitas internasional, khususnya dunia Islam, untuk tidak hanya berhenti pada retorika, tetapi mengambil langkah-langkah konkret dalam menghentikan penderitaan rakyat Palestina yang terus menjadi korban agresi dan blokade.
Pernyataan ini datang di tengah meningkatnya ketegangan di Gaza serta meningkatnya tekanan global terhadap Israel untuk menghentikan operasi militernya yang telah menewaskan ribuan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.***












