Diantara tanggung jawab itu, tidak hanya menyangkut kebersihan lingkungan, juga terkait penerapan 10 indikator PHBS.
“Pastikan setiap rumah tangga memahami pentingnya persalinan oleh tenaga kesehatan, pemberian ASI eksklusif, menimbang balita, hingga penggunaan jamban sehat dan air bersih. Mari kita tata kembali pekarangan, saluran pembuangan air, dan pengelolaan sampah. Jangan sampai ada genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk,” tegasnya.
Acara permbinaan persiapan mmengikut PHBS Sumut itu juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Dinas KB, Kasatpol PP dan Pengurus TP PKK Asahan.(gan).












