TERITORIAL24.COM, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin apel perdana di Balai Kota Medan untuk mengawali masa jabatan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Periode 2025-2030.
Dalam apel tersebut, Rico Waas menegaskan bahwa Pemko Medan harus memberikan pelayanan publik yang maksimal, agar masyarakat merasa Pemko Medan sebagai bagian dari keluarga yang dapat diandalkan.
“Lurah bisa menjadi bapak asuh atau saudara di wilayahnya, sehingga masyarakat merasa Pemko Medan adalah keluarganya yang bisa dijadikan tempat untuk mengadu. Kita harus bisa merubah persepsi tersebut,” ujar Wali Kota Medan dalam sambutannya.
Hadir dalam apel tersebut Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, para Staf Ahli, Asisten dan Pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Lurah, serta Direktur RSUD.
Rico Waas juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang baik seiring dengan perkembangan kota yang maksimal. Menurutnya, untuk mencapainya, Pemko Medan harus memperkuat sinergi di seluruh sektor pemerintahan.
“Pikiran saya ingin membawa kota Medan dengan pelayanan publik terbaik. Kita harus menguatkan sinergitas dan frekuensi mulai dari awal tahun ini,” ujar Wali Kota.
Wali Kota Medan menekankan beberapa sektor dalam pelayanan publik, yaitu pertama, tangibility atau sifat nyata, yang menyangkut kualitas aset dan bangunan fisik milik Pemko Medan.
Kedua, reabilitas, yang berarti seluruh dinas harus berfungsi dengan baik. Ketiga, empati, dimana ASN Pemko Medan diminta untuk bekerja dengan hati.
Dan keempat, profesionalisme, agar aparatur Pemko Medan dapat memberikan pelayanan secara profesional dan terorganisir.
“Persepsi ini penting untuk kita samakan, supaya kita bisa bekerja secara maksimal untuk kebaikan kota Medan,” kata Rico Waas.
Di akhir arahannya, Wali Kota Medan juga menyampaikan instruksi dari Presiden RI Prabowo Subianto terkait kestabilan harga sembako selama bulan puasa dan menjelang hari raya Idul Fitri.
Untuk itu, ia menginstruksikan OPD terkait untuk langsung turun ke lapangan guna mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar.












