TERITORIAL24
COM, PAKPAKBHARAT — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-22 tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2025 berlangsung aman dan lancar berkat pengamanan ketat yang diterapkan oleh Polres Pakpak Bharat.
Kegiatan yang mengusung tema “Melahirkan Qori dan Qoriah Berprestasi untuk Pakpak yang Maju, Sejahtera, dan Berdaya Saing” ini digelar di Gedung Balai Diklat Cikaok, Desa Cikaok, Kecamatan STTU Julu, Kamis (8/5), sejak pukul 09.00 hingga 21.30 WIB.
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Hari Purnomo, S.H., S.I.K., melalui Kabag SDM Kompol Andi Gustawi, S.H., hadir mewakili institusi kepolisian dalam kegiatan tersebut, sekaligus memastikan bahwa pengamanan berjalan optimal demi mendukung suksesnya acara keagamaan tersebut.
Polres Pakpak Bharat menerjunkan personel di sejumlah titik strategis dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup.
Langkah tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Pakpak Bharat Iptu Marihot Simanjuntak.
Kehadiran aparat keamanan ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban umum serta kenyamanan bagi para peserta dan tamu undangan.
“Pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung kegiatan keagamaan yang membawa nilai positif bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama di Kabupaten Pakpak Bharat,” ujar Kompol Andi Gustawi saat diwawancarai usai acara.
Acara pembukaan MTQ XXII dibuka secara simbolis oleh Bupati Pakpak Bharat France Bernhard Tumangger, dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah seperti Wakil Bupati H. Mutsyuhito Solin, Ketua DPRD Elson Angkat, Kajari Dairi/PPB Cahyadi Sabri, serta Forkopimda dan tokoh-tokoh agama lainnya.
Berbagai rangkaian acara turut memeriahkan pembukaan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars MTQ, laporan panitia, hingga penampilan tarian Tatak Persentabin oleh siswa SMAN 1 Salak. Dewan Hakim MTQ XXII juga dilantik secara resmi oleh Bupati dalam kegiatan tersebut.
MTQ XXII ini diharapkan dapat melahirkan generasi qori dan qoriah yang membanggakan serta menjadi bagian dari pembangunan karakter masyarakat religius yang harmonis di Pakpak Bharat.(Widodo)












