TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI – Malam di Bantaran Sungai Ular, Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan, Jumat (31/10/2025), terasa lebih ramai dari biasanya.
Bukan karena aktivitas tambang ilegal, tapi karena ratusan aparat turun langsung ke lokasi untuk memastikan tak ada yang menggali tanah seenaknya.
Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Jhon Sitepu, memerintahkan pembentukan Tim Khusus Satgas Galian C untuk menertibkan tambang ilegal yang selama ini disebut-sebut jadi biang kerusakan lingkungan dan keresahan warga. Operasi dimulai pukul 22.30 WIB, diawali dengan apel malam di bawah komando Kabag Ops Kompol Hendro Sutarno.
“Selain menjalankan tugas rutin, malam ini kita akan melakukan pengecekan Galian C sesuai arahan Kapolres. Tetap waspada, karena bisa saja kita bertemu penambang ilegal di lapangan. Tapi yang penting, hindari pelanggaran HAM,” pesan Kompol Hendro kepada 74 personel Polres Sergai dan 35 anggota Satpol PP yang ikut dalam patroli malam itu.
Sekitar pukul 23.00 WIB, rombongan bergerak menuju Polsek Perbaungan untuk persiapan.
Tak lama kemudian, sekitar pukul 00.30 WIB, tim melanjutkan perjalanan menuju Bantaran Sungai Ular bersama sekitar 30 warga dari Perkumpulan Masyarakat Peduli Keutuhan dan Kelestarian Bantaran Sungai Ular Sumatera Utara, yang dipimpin oleh Jaiman Supnur.
Namun, setibanya di lokasi, hasilnya cukup “adem”. Tidak ada aktivitas Galian C yang ditemukan. Tak ada alat berat, tak ada suara mesin diesel, hanya suara jangkrik dan arus sungai yang tenang—mungkin tahu sedang diawasi polisi.
Setelah melakukan pengecekan dan patroli di sekitar area hingga pukul 02.00 WIB, tim gabungan melakukan konsolidasi dan memastikan seluruh anggota kembali dengan selamat, lengkap, dan tanpa insiden.
Kasi Humas Polres Sergai, IPTU L.B. Manullang, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Sergai dalam mengantisipasi aktivitas tambang ilegal.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi pihak yang seenaknya merusak lingkungan dan mengganggu kenyamanan masyarakat. Ini akan terus kami pantau,” ujarnya.












