Tebing Tinggi - Batu Bara

‎Polres Tebing Tinggi Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 dengan Khidmat

308
×

‎Polres Tebing Tinggi Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 dengan Khidmat

Sebarkan artikel ini
‎Polres Tebing Tinggi menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 di Lapangan Multifungsi Polres Tebing Tinggi(foto:Humas polres Tebing Tinggi)

TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI–Polres Tebing Tinggi menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 di Lapangan Multifungsi Polres Tebing Tinggi pada Rabu, 1 Oktober 2025.

Upacara ini dipimpin oleh Wakapolres Tebing Tinggi, Kompol Rudi Syahputra, S.Kom, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Drs. Simon Paulus Sinulingga, S.H.

‎Upacara ini diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Polres Tebing Tinggi, personel kepolisian, serta jajaran staf yang hadir dengan penuh khidmat.

Seluruh peserta upacara menunjukkan sikap disiplin dan tertib sepanjang jalannya acara.

Upacara dimulai sejak pagi hari dengan rangkaian prosesi yang berjalan lancar dan diakhiri dengan penghormatan kepada nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara.

‎Pada peringatan kali ini, tema yang diangkat adalah “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya.”

Tema tersebut memiliki makna mendalam tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Pancasila yang terdiri dari lima sila bukan hanya sekadar falsafah hidup bangsa, tetapi juga pedoman dalam membangun kerukunan, keadilan, dan kebersamaan.

Wakapolres Tebing Tinggi, Kompol Rudi Syahputra

‎Dalam amanatnya, Wakapolres Tebing Tinggi, Kompol Rudi Syahputra, menekankan bahwa Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kebangsaan.

“Pancasila merupakan landasan yang menyatukan seluruh elemen bangsa. Melalui momen ini, kita berharap dapat memperkuat semangat persatuan, menjaga keutuhan NKRI, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

‎Ia juga menambahkan bahwa semangat kebangsaan tidak boleh hanya berhenti pada seremoni peringatan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku nyata.

Penerapan nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga kehidupan bermasyarakat.

Dengan begitu, Pancasila benar-benar hadir sebagai perekat bangsa yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *