Berita Utama

Prabowo dan Anwar Ibrahim Sepakat Segera Mulai Kerja Sama Ekonomi di Ambalat

389
×

Prabowo dan Anwar Ibrahim Sepakat Segera Mulai Kerja Sama Ekonomi di Ambalat

Sebarkan artikel ini

Pemerintah RI dan Malaysia Tunda Penyelesaian Hukum, Fokus pada Solusi Bersama

TERITORIAL24.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyepakati dimulainya kerja sama ekonomi di wilayah sengketa Ambalat.

Kesepakatan itu diumumkan dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 27 Juni 2025.

“Contohnya adalah wilayah Ambalat. Sambil menunggu penyelesaian hukum, kita ingin memulai kerja sama ekonomi melalui mekanisme joint development,” kata Prabowo dalam konferensi pers bersama.

Menurut dia, potensi sumber daya laut yang ada di wilayah perbatasan akan dieksplorasi bersama secara adil.

Prabowo menekankan bahwa kepentingan rakyat menjadi prioritas utama dalam kebijakan luar negeri dan kerja sama kawasan.

“Kita sepakat mencari solusi yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Dalam pernyataan yang sama, Anwar menyebut kerja sama ekonomi perlu dipercepat, tanpa menunggu proses penyelesaian hukum yang bisa memakan waktu puluhan tahun.

“Kalau menunggu penyelesaian hukum, bisa jadi dua dekade lagi. Lebih baik dimulai sekarang demi rakyat,” ucap Anwar.

Kesepakatan ini menjadi langkah baru dalam penyelesaian perselisihan perbatasan maritim antara kedua negara yang telah berlangsung sejak awal 2000-an.

Skema joint development disebut menjadi jalan tengah untuk menghindari ketegangan di kawasan yang kaya minyak dan gas tersebut.

Selain isu Ambalat, kedua pemimpin juga membahas situasi geopolitik global.

Prabowo menyatakan Indonesia dan Malaysia mendukung penyelesaian damai konflik Iran-Israel dan situasi di Palestina.

“Kita menyambut baik gencatan senjata antara Israel dan Iran, dan berharap proses ini terus berlanjut menuju perdamaian,” katanya.

Pertemuan itu dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dari kedua pihak.

Mendampingi Prabowo antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menlu Sugiono, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi Rosan Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(Anggi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *