Kota Medan

Puncak MFCF 2026, Rico Waas Harap Tenun Lokal Medan Mendunia

207
×

Puncak MFCF 2026, Rico Waas Harap Tenun Lokal Medan Mendunia

Sebarkan artikel ini

 

Airin menegaskan, Ulos bukan sekadar kain dengan keindahan visual, melainkan warisan budaya yang mengandung nilai kasih sayang, doa, dan filosofi kehidupan yang diwariskan turun-temurun.

 

“Tradisi dan modernitas bisa berjalan bersama. Namun, setiap inovasi harus tetap menghormati makna, filosofi, dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya,” ucap Airin.

 

Ia berharap, selain Ulos, wastra lain seperti Uis Karo dan Tenun Melayu juga memperoleh ruang promosi yang lebih luas melalui kegiatan serupa.

 

Melalui MFCF 2026 bertema *Ulos in Innovation*, Pemko Medan dan Dekranasda berharap pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi kreatif. Pembinaan, peningkatan kualitas produk, promosi, dan kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memperluas pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan pengrajin dan pelaku UMKM.

 

Pada puncak kegiatan tersebut, Rico Waas bersama Airin Rico Waas menyerahkan cenderamata kepada desainer Edward Hutabarat dan Torang Sitorus. Keduanya juga hadir sebagai narasumber dalam sesi talk show yang membahas fashion dan pengembangan wastra Nusantara.(Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *