Kota Medan

Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan Dipersoalkan DPRD

269
×

Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan Dipersoalkan DPRD

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Proyek revitalisasi Lapangan Merdeka Medan kembali menuai sorotan. Pembangunan yang menelan anggaran Rp497 miliar melalui skema multiyears dari APBD Kota Medan dinilai belum sebanding dengan hasil yang dirasakan masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor mengatakan masih banyak kerusakan ditemukan di kawasan Lapangan Merdeka, meskipun proyek tersebut telah menyerap anggaran besar.

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja Triwulan IV Komisi IV DPRD Medan bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcitaru) Kota Medan, Senin, 5 Januari 2026.

“Pemko Medan terus mengucurkan dana untuk pembangunan Lapangan Merdeka. Media juga terus memberitakan persoalan ini, tapi sampai sekarang belum ada solusi yang jelas,” kata Antonius kepada Kepala Dinas Perkimcitaru Kota Medan Jhon Ester Lase.

Politikus Partai NasDem itu mengaku melihat langsung kondisi Lapangan Merdeka saat malam hari ketika hujan.

Ia menyebut terdapat kebocoran pada plafon bangunan hingga air masuk ke dalam area bawah tanah. Antonius juga menyinggung persoalan banjir besar yang melanda Medan pada 27 November 2025, yang menurutnya menunjukkan sistem drainase di kawasan tersebut belum tertata dengan baik.

Selain revitalisasi Lapangan Merdeka, Antonius turut mempertanyakan pembebasan lahan untuk penanganan banjir di Kota Medan.

Ia menilai masih ada lahan masyarakat yang belum dibayarkan, sementara pemerintah kota gencar membangun kolam retensi.

“Bagaimana dengan rumah warga yang terdampak banjir, apakah ada ganti rugi? Di kawasan Sei Agul, rumah warga terendam hingga 1,5 meter,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perkimcitaru Kota Medan Jhon Ester Lase menyatakan pembangunan Lapangan Merdeka pada prinsipnya telah selesai dan saat ini masuk tahap pemeliharaan. Ia mengakui sempat terjadi keterlambatan pada tahap ketiga akibat banjir pada November 2025.

“Terkait banjir di Lapangan Merdeka, air masuk dari pintu depan. Saat itu listrik mati sehingga pompa tidak berfungsi. Setelah dicek, tidak ada masalah konstruksi,” kata Jhon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *