Asahan - Tanjungbalai

Safari Ramadan di Masjid Nurul Ikhwan, Wali Kota Mahyaruddin Salim Paparkan Program Prioritas Penataan Kota Wujudkan Tanjungbalai EMAS

82
×

Safari Ramadan di Masjid Nurul Ikhwan, Wali Kota Mahyaruddin Salim Paparkan Program Prioritas Penataan Kota Wujudkan Tanjungbalai EMAS

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina saat memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Kota Tanjungbalai di Masjid Nurul Ikhwan, Kelurahan Pantai Johor, Kecamatan Datuk Bandar, Senin (23/2/2026) malam.(ham/ist)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai – Esensi Ramadan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan proses pembinaan diri untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina saat memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Kota Tanjungbalai di Masjid Nurul Ikhwan, Kelurahan Pantai Johor, Kecamatan Datuk Bandar, Senin (23/2/2026) malam.

Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan salat Isya dan Tarawih berjemaah tersebut menjadi momentum bagi Wali Kota untuk mengajak masyarakat meningkatkan kualitas spiritual sekaligus memperkuat karakter selama bulan suci Ramadan.

“Ramadan adalah ruang peningkatan iman dan akhlak. Di dalamnya terdapat anjuran memperbanyak ibadah, seperti salat tarawih, membaca Al-Qur’an, bersedekah, berinfak, dan berbagai amal kebajikan lainnya. Sangat disayangkan apabila bulan penuh keberkahan ini tidak kita manfaatkan secara optimal,” ujar Mahyaruddin.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengajak jamaah untuk bersyukur karena telah memasuki hari keenam Ramadan. Ia menjelaskan bahwa sejak dilantik, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus melaksanakan kegiatan gotong royong sebagai bagian dari program prioritas penataan kota agar Tanjungbalai menjadi bersih, indah, nyaman, serta terhindar dari banjir.

Mahyaruddin turut menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah terkait kegiatan normalisasi drainase di sekitar masjid. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan untuk mengganggu aktivitas ibadah, melainkan demi kepentingan bersama agar kondisi drainase di depan Masjid Nurul Ikhwan menjadi lebih baik.

Terkait pembongkaran tempat wudhu, Wali Kota menegaskan hal tersebut dilakukan bukan untuk mengganggu kenyamanan jamaah. Pemerintah Kota, lanjutnya, berkomitmen membangun kembali fasilitas wudhu yang lebih baik dan tidak berada di atas saluran drainase.

Ia mengakui bahwa tidak semua pihak menyukai kebijakan yang diambilnya. Namun demikian, Mahyaruddin menegaskan akan terus bekerja dan memohon maaf kepada masyarakat apabila langkah-langkah yang dilakukan dinilai tegas, demi memperindah Kota Tanjungbalai dan mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *