Asahan - Tanjungbalai

Sambut Kebijakan Insentif Pajak, Pemkab Asahan Akan Dorong Sektor Unggulan Daerah

305
×

Sambut Kebijakan Insentif Pajak, Pemkab Asahan Akan Dorong Sektor Unggulan Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, M.Si bersama Kepala Daerah Kabupaten dan Kota se – Sumut, pimpinan BUMD dan BUMN serta pelaku usaha ketika menghadiri pembukaan PIISU 2025 di Lapangan Istana Maimun Medan,Rabu (20/08/2025).(gan)

TERITORIAL24.COM, Asahan-Pemkab Asahan akan mendorong sektor unggulan daerah untuk mendukung kebijakan Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) dalam rangka menarik investasi lewat pemberian insentif pajak kepada pelaku usaha.

Pasalnya, gagasan Pempropsu tersebut dinilai sangat menguntungkan dalam rangka menciptakan Asahan sebagai daerah ramah investasi.

“Kami menyambut baik kebijakan insentif pajak tersebut. Bagi Asahan, insentif pajak itu bukan hanya sekadar keringanan fiskal, tetapi pemicu lahirnya investasi yang berkualitas. Kami ingin investasi masuk ke sektor produktif dan dapat melahirkan lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan pelayanan publik yang terus kami perbaiki, kami pastikan Asahan siap menjadi daerah yang ramah investasi,” ujar Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi, menyikapi kebijakan Pemprosu tersebut ketika menghadiri pembukaan Pekan Inovasi dan Investasi Sumut (PIISU) 2025 di Lapangan Istana Maimun, Medan, Rabu (20/08/2025).

Taufik mengatakan, bagi Asahan, kebijakan itu sejalan dengan arah pembangunan Asahan yang memprosisikan sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan sebagai motor pertumbuhan ekonomi. Karena kebijakan insentif pajak atau fiskal tersebut diharapkan dapat menarik investor baru sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.

Harapan itu dengan dengan masuknya modal yang secara langsung dapat mendorong peningkatan nilai tambah produk daerah serta memperluas rantai pasokan dan terciptanya lapangan kerja baru yang juga secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Taufik menambahkan, tidak hanya itu, kebijakan tersebut juga akan menjadi ruang aktulisasi dalam mendukung Visi Pemkab Asahan untuk mewujudkan daerah yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.

Insentif fiskal itu dipandang sebagai instrumen penting dalam rangka menciptakan iklim usaha yang kondusif, mendukung pengembangan kawasan industri, memperkuat UMKM, serta mempercepat hilirisasi hasil perkebunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *