Asahan - Tanjungbalai

Terkait Stabilitas Ekonomi, Pemkab Asahan Serius Respon Kebijakan Pempropsu

340
×

Terkait Stabilitas Ekonomi, Pemkab Asahan Serius Respon Kebijakan Pempropsu

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi bersama Kepala Bapperida, Kepala BKAD dan Bappenda, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Kepala Dinas Kominfo ketika usai mengikuti Rakorpem Ekonomi Makro di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Jabatan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Rabu (20/08/2025) malam.(gan).

TERITORIAL24.COM, Asahan-Pemkab Asahan serius merespon arah kebijakan Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) dalam menjaga stabilitas ekonomi. Selain itu juga siap menjadi salah satu daerah penopang ekonomi Sumut.

“Pemkab Asahan siap mendukung langkah Pempropsu dalam menjaga stabilitas ekonomi. Dengan potensi sektor riil yang kita miliki, ditambah perbaikan layanan publik dan dukungan kebijakan fiskal, kami optimistis Asahan dapat memperluas kontribusi ekonomi Sumut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi, didampingi Kepala Bapperida, Kepala BKAD dan Bappenda, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Kepala Dinas Kominfo usai mengikuti Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorpem) Ekonomi Makro di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Jabatan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Rabu (20/08/2025) malam.

Menurutnya, Rakorpem tersebut merupakan momen penting bagi Asahan dalam rangka mempertegas kontribusi sebagai salah satu daerah penopang ekonomi Sumatera Utara (Sumut) dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) mencapai Rp57,4 triliun atau peringkat ke-5 tertinggi di Sumut.

Ketegasan dan komietmen Asahan itu selain untuk memperkuat sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan serta sebagai motor pertumbuhan ekonomi, juga untuk mendukung pengendalian inflasi melalui penguatan sektor pangan.

Sebelumnya dalam Rakorpem Ekonomi Makro Rapat yang dihadiri seluruh Kepala Dearah Kabupaten dan Kota di Sumut itu, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution ketika menyampaikan sambutannya mengatakan,pertumbuhan ekonomi daerah harus ditopang oleh investasi, pengendalian inflasi, dan stabilitas pangan. Dengan target pertumbuhan 6,8%–7,2% dan kebutuhan investasi hingga Rp53 triliun, pemerintah daerah dituntut menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan daya beli masyarakat.

“Ketersediaan pangan dan stabilitas harga beras adalah kunci. Karena itu sinergi dengan Bulog, BI, dan BPS sangat penting untuk menopang arah kebijakan ekonomi di daerah,” ujar Muhammad Bobby Afif Nasution di rapat yang juga dihadiri Kepala BPS Pusat Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut Dr. Rudi Brando Hutabarat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *