TERITORIAL24.COM, Asahan- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi mengatakan hingga saat masih ada sejumlah perusahaan perkebunan di Asahan yang belum memiliki Hak Guna Usaha (HGU).
Hal itu dikatakan Bupati Asahan lewat sambutan tertulisnya yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr Ir Oktoni Eriyanto MMA ketika menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Sumatera Utara di Aula Mall Pelayanan Publik Pemkab Asahan, Kamis (10/04/2025).
“Permasalahan HGU perusahaan perkebunan itu dikawatirkan dapat menyebabkan konflik agraria dan ketidak pastian hukum.” ujar Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi di acara pertemuan yang juga dihadiri Plt Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Ade Sofianita, S,STP, Pejabat fungsional Dinas Perkebunan dan Perternakan Sumatera Utara Indra Gunawan Girsang, Pejabat fungsional Dinas Penanaman Modal PTSP P Sumatera Utara Yoyon, Kadis PMPTSP Asahan dan sejumlah perwakilan perkebunan itu.
Taufik mengatakan, permasalahan HGU perusahaan perkebunan di Asahan masih menjadi salah satu persoalan yang belum terselesaikan. Dan bahkan kerap menimbulkan konflik agraria dan ketidakpastian hukum baik bagi perusahaan maupun masyarakat.
Taufik memaparkan Pemkab Asahan tetap berupaya untuk menyelesaikan permasalahan itu. Namun upaya penyelesaian itu mendapat dukungan diharapkannya mendapat dukungan dari DPRD Sumatera Utara dan instansi vertikal yang berkaitan dengan permasalahan itu.
Dikesempatan itu Taufik juga mengajak semua pihak untuk membangun komitmen bersama dalam permasalahan itu. Komitmen itu dalam rangka pemanfaatan lahan yang dilakukan perusahaan perkebunan dapat berjalan sesuai regulasi serta membawa manfaat bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Karena Pemkab Asahan selalu terbuka dan selalu siap menerima masukan dan dorongan dari DPRD Sumatera Utara dalam mencari solusi atas persoalan.
“Dengan semangat kolaborasi, saya berharap kunjungan kerja DPRD Sumatera Utara ini dapat menjadi langkah awal peningkatan kerja sama antara Pemkab Asahan dan DPRD Provinsi Sumatera Utara dalam memecahkan permasalahan HGU sera peningkatan kesejahteraan masyarakat Asahan.” Imbuh Taufik. (gan)












