Dengan harapan ada perhatian dan empati dari pimpinan organisasi terhadap peristiwa yang menimpa rekan pers usai menjalankan tugas bersama.
Konfirmasi Sekjen: Sudah Disampaikan ke Ketum
Terkait hal ini, tim redaksi juga telah mengonfirmasi kepada Sekjen HMTN-MP, Maskur.
Dalam pernyataannya, Sekjen mengaku bahwa persoalan tersebut telah disampaikan secara langsung kepada Ketua Umum, Asril Naska.
“Sudah saya sampaikan ke Ketum,” ujar Maskur singkat saat dikonfirmasi. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi maupun bentuk perhatian dari Ketua Umum HMTN-MP terhadap insiden yang menimpa Sekda AKPERSI Sumut.
Respons Dinilai Tidak Peka
Menurut Jumani Alba, tidak adanya respons hingga saat ini mencerminkan kurangnya empati dan kepekaan dari pimpinan organisasi terhadap mitra yang bekerja di lapangan.
“Kami hanya butuh perhatian moral. Setidaknya ada ucapan simpati atau empati. Tapi sampai sekarang, tidak ada sedikit pun respons dari Ketum,” tegas Pak Jon.
Sebagai wartawan sekaligus Sekda AKPERSI Sumut dan pemilik media online dutakhabarterkini.co.id, ia menyatakan bahwa insiden ini tidak berdiri sendiri.
Namun merupakan dampak langsung dari kegiatan peliputan yang melelahkan demi mengangkat suara masyarakat kecil.
Solidaritas dan Etika Organisasi Dipertanyakan
Kasus ini menjadi catatan penting bagi organisasi yang menggandeng pers sebagai mitra.
Etika komunikasi, solidaritas, dan empati adalah nilai-nilai dasar dalam membangun relasi antara organisasi kemasyarakatan dan jurnalis yang berada di lapangan.
“Kami tetap profesional dalam menjalankan tugas. Namun kami juga berharap ada penghargaan dan kepedulian atas risiko yang kami hadapi,” tutup Pak Jon.***(Tim AKPERSI)












