Kota Medan

Stop Pemborosan, Rico Waas Instruksikan Seluruh Aset Pemko Medan Dimaksimalkan

79
×

Stop Pemborosan, Rico Waas Instruksikan Seluruh Aset Pemko Medan Dimaksimalkan

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk membenahi tata kelola aset milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Ia meminta seluruh aset daerah yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara maksimal dan tidak lagi dibiarkan terbengkalai.

Penegasan itu disampaikan Rico Waas saat memimpin Rapat Lanjutan Penertiban Aset Daerah bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Medan di Balai Kota Medan, Senin (8/6/2026).

Di hadapan Ketua Pansus Penertiban Aset DPRD Medan Robi Barus dan anggota dewan lainnya, Rico menekankan pentingnya pengelolaan aset yang efektif guna mendukung efisiensi anggaran daerah.

“Saya minta seluruh aset yang kita punya ini harus bisa berfungsi dengan baik. Jangan sampai menjadi aset terbengkalai. Tahun ini harus dikejar semuanya,” tegas Rico.

Menurutnya, optimalisasi aset menjadi langkah penting di tengah kebutuhan pembangunan Kota Medan yang terus meningkat.

Ia menyoroti masih adanya kebiasaan menggunakan anggaran untuk menyewa gedung atau fasilitas lain, padahal pemerintah memiliki aset yang sebenarnya bisa dimanfaatkan.

Rico menilai pemanfaatan aset yang sudah tersedia akan membantu menekan pengeluaran rutin pemerintah sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran.

“Jangan membeli barang baru jika masih ada aset yang bisa digunakan. Itu pemborosan namanya. Kita harus saving cost,” ujarnya.

Selain memaksimalkan aset yang masih produktif, Rico juga meminta agar aset yang sudah tidak layak pakai segera ditindaklanjuti sesuai aturan. Salah satunya melalui mekanisme lelang yang transparan.

“Barang-barang yang tidak terpakai, itu bisa kita lelang sesegera mungkin sesuai dengan aturan,” katanya.

Rico juga mengapresiasi perhatian dan masukan yang diberikan DPRD Medan, khususnya Pansus Penertiban Aset.

Ia berharap berbagai rekomendasi yang dihasilkan dapat segera ditindaklanjuti untuk mempercepat pembenahan aset daerah.

“Komunikasi dua arah ini kita bangun agar aset kita bisa diberdayakan secara efektif. Seluruh aspirasi maupun saran dari rekan-rekan dewan pasti menjadi atensi penuh bagi kami,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *