TERITORIAL24.COM, BLITAR – Suasana penuh semangat dan nasionalisme menyelimuti Kota Blitar saat Pemerintah Kota menggelar lomba baris-berbaris dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, Rabu (13/8/2025).
Tidak seperti biasanya, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin, bersama Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba, turun langsung ke lapangan dan ikut berbaris bersama jajaran Forkopimda.
Mengusung nomor dada 01, Mas Ibin memimpin barisan dengan langkah tegap dan penuh semangat, menunjukkan bahwa pemimpin pun siap berada di garis depan untuk menularkan semangat kebangsaan.
Setelah rombongan Forkopimda, peserta lainnya dari DPRD Kota Blitar hingga kepala OPD ikut menampilkan kekompakan mereka. Sorak sorai penonton menyemarakkan suasana, membuat lomba ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momen kebersamaan yang menginspirasi.
“Ini lebih dari sekadar lomba. Ini bentuk penghormatan kita terhadap perjuangan para pahlawan dan ajakan untuk bersatu membangun negeri,” ujar Mas Ibin dalam sambutannya.
Lomba baris-berbaris ini diikuti oleh 126 tim dari berbagai elemen, mulai dari perangkat daerah, kelurahan, hingga pelajar. Kehadiran seluruh elemen ini menegaskan bahwa semangat kemerdekaan masih hidup dan dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Mas Ibin menegaskan bahwa Agustus bukan hanya bulan perayaan, tapi juga saat yang tepat untuk merenungkan kembali perjuangan bangsa dan menanamkan semangat nasionalisme di hati generasi masa kini.
“Semangat juang para pahlawan harus terus kita warisi. Baris-berbaris ini simbol kebersamaan dan komitmen kita untuk membangun Kota Blitar lebih maju dan solid,” tambahnya.
Sebagai penutup dari rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Kota Blitar, lomba ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan tetap menyala—terutama di kota yang menjadi tanah kelahiran Proklamator Ir. Soekarno.
“Kita ingin ASN dan masyarakat tidak sekadar mengenang, tapi juga menghidupkan nilai perjuangan itu dalam kehidupan sehari-hari. Karena kemerdekaan harus terus dijaga dengan persatuan, kerja keras, dan cinta tanah air,” tutup Mas Ibin.












