“Kami sangat mendukung upaya PKH dalam menyusun basis data tunggal ini. Tentunya akan berkordinasi dengan instansi/lembaga lain dalam hal ini BPS. Dengan data yang akurat dan terpadu, kami yakin penyaluran bantuan sosial akan lebih efektif dan tepat sasaran, sehingga dapat benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial agar membuat kerangka kajian guna membuat standard yang akurat dan tepat bagi masyarakat yang benar benar mendapatkan bansos PKH ini.
“Kita tidak mau ditemukan di lapangan ada masyarakat kita yang benar benar layak mendapat tetapi mereka tidak mendapatkannya, bahkan ada masyarakat kita yang sudah lebih baik ekonominya masih mendapatkan bansos PKH. Kita mau hal ini dapat kita perbaiki ke depannya,” ujarnya.
Mahyaruddin Salim juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, PKH, dan Dinas Sosial merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan bahwa dengan sinergi yang baik, sistem penyaluran bansos bagi PKH di Kota Tanjungbalai dapat menjadi lebih transparan dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyerahkan penghargaan kepada 3 (tiga) orang SDM Pendamping PKH Kota Tanjungbalai yakni Ahmad Fadli Lubis, Irfan Asril dan Sri Rejeki atas partisipasi penuh SDM PKH dalam penyelesaian Ground Checking dengan capaian 100% sejak cut off 20 April 2025. ***












