Kota Medan

Terima Kunjungan Perpisahan Konjen Jepang, Rico Waas Dorong Penguatan Investasi dan Kerja Sama Budaya

79
×

Terima Kunjungan Perpisahan Konjen Jepang, Rico Waas Dorong Penguatan Investasi dan Kerja Sama Budaya

Sebarkan artikel ini

MEDAN I TERITORIAL24.COM – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk memperkuat kerja sama dengan Jepang, khususnya di bidang investasi, pertukaran budaya, dan kemitraan antarkota.

 

Komitmen tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima kunjungan silaturahmi sekaligus perpisahan Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, di Balai Kota Medan, Jumat (16/10/2026).

 

Pertemuan itu berlangsung menjelang berakhirnya masa tugas Furugori yang telah bertugas selama satu setengah tahun di Medan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menyampaikan apresiasi atas kontribusi Furugori selama menjalankan tugas diplomatiknya. Ia juga menilai Jepang memiliki sejumlah nilai positif yang dapat menjadi pembelajaran bagi Kota Medan, terutama dalam hal kedisiplinan, ketepatan waktu, dan profesionalisme kerja.

 

“Kami sangat mengagumi bagaimana Jepang menjaga kelestarian budayanya. Medan perlu belajar banyak dari Jepang, mulai dari penerapan kedisiplinan, budaya tepat waktu, hingga profesionalisme kerja,” ujar Rico Waas.

 

Menurutnya, kecintaan terhadap budaya sendiri yang diiringi profesionalisme menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing kota di tingkat internasional.

 

Rico menambahkan, Pemko Medan saat ini terus melakukan pembenahan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat daya tarik Medan, termasuk bagi investor asing.

 

Ia menegaskan, Medan terbuka bagi investor Jepang dengan dukungan tata kelola pemerintahan yang terus diarahkan agar lebih efisien, transparan, dan profesional.

 

“Kami menunggu Bapak kembali ke Kota Medan. Nanti kita minum kopi bersama lagi,” katanya.

 

Sementara itu, Furugori Toru mengaku memiliki banyak kenangan selama bertugas di Medan. Ia mengapresiasi keramahan dan keterbukaan masyarakat yang membuatnya merasa diterima selama menjalankan tugas diplomatik.

 

“Masyarakat Medan sangat terbuka dan ramah. Di saat orang Jepang terkadang malu menyapa orang baru, warga Medan justru menyapa duluan dengan senyuman hangat. Itu yang membuat saya merasa sangat diterima di sini,” ungkap Furugori.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *