Deli Serdang - Serdang Bedagai

Tinggal Bertetangga, Anggota DPRD DS Purwaningrum Minta Pelaku Geng Motor Diringkus

652
×

Tinggal Bertetangga, Anggota DPRD DS Purwaningrum Minta Pelaku Geng Motor Diringkus

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, DELISERDANG – Keberadaan kelompok geng motor yang belakangan ini sering meresahkan warga, khususnya di wilayah kecamatan Lubuk Pakam kabupaten Deli Serdang mulai mendapat perhatian anggota DPRD Deli Serdang H. Purwaningrum, SH.

Pasca kematian seorang remaja berinisial MI (13) siswa kelas 1 SMPN 4 Lubuk Pakam yang dianggap kematiannya tidak wajar. Pihak keluarga meyakini kematian korban diduga dibunuh kawanan geng motor.

Diketahui Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang merupakan anggota DPRD kabupaten Deliserdang H.Purwaningrum SH, merupakan warga jalan Bakti 1 Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam yang juga merupakan tetangga dari korban.

Sebelumnya, ia mengaku sangat prihatin atas peristiwa ini dan ia mengucapkan turut berdukacita yang sedalam dalamnya atas meninggalnya MI, serta meminta keluarga yang ditinggalkannya untuk bersabar dan tawakal atas kejadian ini.

Purwaningrum mendukung kinerja kepolisian dan meminta agar mengusut tuntas kasus dugaan pembunuhan, agar semuanya terang benderang sehingga keluarga korban bisa mendapat kepastian tentang penyebab kematian korban.

“Saya baca di media, polisi masih menyelidikinya di unit lakalantas, namun pihak korban menyebutkan ini kasus pembunuhan karena banyak keganjilan dan tidak wajar kematian korban, dalam hal ini saya paham apa yang diminta pihak keluarga agar kasus ini terang benderang, namun mari kita hargai dan apresiasi kepada pihak kepolisian Polresta Deli Serdang” sebut Purwaningrum kepada wartawan Rabu (30/04/2025) siang.

“Walau masih ditangani lakalantas namun kita bersabar dan menunggu hasil penyelidikan dari satlantas, apabila sudah selesai pemeriksaan dari lantas dan namun keluarga tidak mendapatkan hasil yang memuaskan, pihak korban bisa melakukan haknya sebagai warga negara untuk melaporkan ke tahap berikutnya, baik ke satreskrim maupun ke Poldasu, ” sambung Purwaningrum.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa peristiwa ini membuat geger satu kampungnya di Desa Sekip dan telah menjadi perbincangan hangat sesama warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *