Bisnis dan Teknologi

Unitomo Surabaya Siapkan Data Digital untuk Desa Wisata Carangwulung

34
×

Unitomo Surabaya Siapkan Data Digital untuk Desa Wisata Carangwulung

Sebarkan artikel ini

JOMBANG I TERITORIAL24.COM – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya membantu menyiapkan data geospasial untuk mendukung pengembangan Desa Wisata Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Riset Konsorsium Unggulan Berdampak yang melibatkan Unitomo, Telkom University Bandung, dan mitra industri.

Riset tersebut mendapat pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2026.

Tim Unitomo melakukan pemetaan wilayah menggunakan drone untuk mendapatkan foto udara dengan tingkat ketelitian tinggi.

Pemetaan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi wilayah, lokasi wisata, akses jalan, fasilitas, UMKM, hingga potensi budaya Desa Carangwulung.

Dosen Fakultas Teknik Unitomo, Yunus Susilo, S.T., M.T., mengatakan pemetaan dibagi menjadi lima jalur penerbangan. Dua jalur berada di wilayah utara yang relatif datar, sedangkan tiga lainnya berada di wilayah selatan yang berbukit.

“Jalur penerbangan disesuaikan dengan kondisi wilayah agar foto udara yang dihasilkan memiliki presisi tinggi,” kata Yunus.

Hasil foto udara kemudian diolah menggunakan teknologi cloud photogrammetry untuk menghasilkan gambaran tiga dimensi wilayah desa.

Data tersebut nantinya digunakan sebagai dasar pembuatan Sistem Geoinformatika Wisata Desa Carangwulung. Sistem ini diharapkan membantu desa dalam mengembangkan destinasi wisata, menentukan jalur wisata, serta memetakan berbagai fasilitas dan potensi ekonomi masyarakat.

Selain pemetaan, Fakultas Ilmu Komunikasi Unitomo juga mengumpulkan informasi tentang destinasi wisata, UMKM, budaya, dan potensi ekonomi masyarakat untuk dibuat menjadi konten digital.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Unitomo, Zulaikha, mengatakan kolaborasi tersebut membuat data teknis dapat dipadukan dengan informasi wisata, budaya, dan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Konsorsium, Putu Hary Gunawan, berharap hasil riset dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Carangwulung.

Melalui program ini, Desa Carangwulung diharapkan memiliki data yang akurat untuk mendukung pembangunan desa wisata, promosi digital, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.(didik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *