TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai– Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, bersama Wakil Wali Kota, Muhammad Fadly Abdina, menghadiri acara pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aceh Sepakat Kota Tanjungbalai dan pemberian santunan kepada kaum dhuafa. Acara ini berlangsung di Mapolres Tanjungbalai pada Minggu (16/3/2025).
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aceh Sepakat Provinsi Sumatera Utara, H.M. Husni Mustafa, dalam sambutannya menyampaikan selamat atas terbentuknya kepengurusan DPD Aceh Sepakat Kota Tanjungbalai. “Semoga ini menjadi langkah awal yang kokoh bagi kita semua menuju masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai serta Kapolres Tanjungbalai yang telah mendukung terbentuknya DPD Aceh Sepakat di kota tersebut.
“Saya berjanji akan membantu Pemko Tanjungbalai ke depan sesuai dengan tugas dan fungsi saya di Komisi VIII DPR-RI,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua terpilih DPD Aceh Sepakat Kota Tanjungbalai periode 2025-2030, Israfin Nahri, mengungkapkan bahwa hari pelantikan ini merupakan momentum yang luar biasa bagi organisasi.
“Insya Allah, pada tahun 2026 kami akan meningkatkan kepedulian sosial dengan menyalurkan 1.000 paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Semoga Allah SWT meridhoi rencana ini,” tuturnya.
Dewan Pembina Pengurus Daerah Aceh Sepakat Kota Tanjungbalai, yang juga Kapolres Tanjungbalai, Yon Edi Winara, turut mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik.
“Semoga ini menjadi awal yang baik untuk pencapaian cita-cita DPD Aceh Sepakat dalam lima tahun ke depan,” katanya.
Ia juga berharap adanya kerja sama antara Pemko Tanjungbalai dan berbagai pihak terkait dalam mendukung program makan bergizi yang telah menjadi program nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, atas nama Pemko Tanjungbalai, mengucapkan selamat kepada pengurus baru DPD Aceh Sepakat. “Semoga amanah yang telah diberikan dapat dijalankan dengan baik demi kemajuan organisasi,” ujarnya.
Ia juga berharap para pengurus yang baru dilantik dapat menjadi contoh bagi organisasi kedaerahan dan kesukuan lainnya dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kota Tanjungbalai. “Kami juga mengharapkan sinergi serta kolaborasi antara pengurus dengan instansi pemerintah dan stakeholder lainnya agar terjalin dengan baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa Kota Tanjungbalai adalah milik bersama, sehingga seluruh elemen masyarakat harus peduli terhadap berbagai permasalahan, seperti kebersihan lingkungan, narkoba, kesehatan, dan pendidikan.
Ia juga menyinggung berbagai tantangan yang dihadapi Pemko, seperti minimnya armada pengangkut sampah, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sudah penuh, hutang rumah sakit sebesar Rp 11 miliar, hutang kepada pihak ketiga yang belum terselesaikan, hutang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN sebesar Rp 4 miliar, serta pemutusan kontrak terhadap sekitar 640 tenaga honorer.
“Namun, segala tantangan ini tidak menyurutkan semangat kami untuk terus memimpin Kota Tanjungbalai,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dan mendoakan kepemimpinan mereka agar diberikan kekuatan serta kesehatan dalam menjalankan tugas selama lima tahun ke depan.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Forkopimda Tanjungbalai, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Ketua MUI Kota Tanjungbalai H. Hazarul Aswadi, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Hasbullah, Ketua MPC Pemuda Pancasila M. Kosasih, serta sejumlah tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemberian bantuan sebanyak 300 paket sembako kepada warga, sesi foto bersama, serta penyerahan plakat dan piagam penghargaan.***












