Asahan - Tanjungbalai

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri High Level Meeting TPID dan TP2DD Wilayah Sisi Batas Labuhan di Parapat

286
×

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri High Level Meeting TPID dan TP2DD Wilayah Sisi Batas Labuhan di Parapat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri High Level Meeting TPID dan TP2DD Wilayah Sisi Batas Labuhan di Parapat. (Ist/Ham)

TERITORIAL24.COM, Parapat— Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menghadiri kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) wilayah Sisi Batas Labuhan yang digelar di Aula Hotel Niagara Parapat, Kabupaten Simalungun, Kamis (13/11/2025).

Wali Kota turut didampingi Kepala BPKPD Siti Fatimah, Plt Kadis Kominfo Indra Adiguna, Kabag Perekonomian Rini Diana, serta Kabid Pendapatan Ade Faradilla.

Kegiatan ini diikuti sejumlah kepala daerah dari wilayah kerja TPID–TP2DD Sisi Batas Labuhan, meliputi Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Asahan, Kabupaten Simalungun, Kota Tanjungbalai, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Batu Bara, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Mengusung tema “Sinergi Pengendalian Inflasi dan Akselerasi Digitalisasi Daerah untuk Ketahanan dan Kemandirian Ekonomi”, pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi antar pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta mempercepat implementasi digitalisasi keuangan daerah.

Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sisi Batas Labuhan.

“Melalui sinergi antara pemerintah daerah, kami berharap stabilitas harga dapat terus terjaga dan implementasi digitalisasi keuangan daerah semakin optimal. Dengan demikian, potensi ekonomi daerah dapat tergali secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ahmadi juga menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas daerah dalam menghadapi dinamika ekonomi dan tantangan inflasi di tingkat regional. Ia menambahkan bahwa pihaknya terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan UMKM sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menyampaikan bahwa strategi pengendalian inflasi di Kota Tanjungbalai dilakukan melalui keterjangkauan harga lewat operasi pasar murah, Gerakan Pangan Murah (GPM), pemantauan harga harian di pasar tradisional, koordinasi dengan Bulog, dan sidak pasar secara berkala. Kota Tanjungbalai juga terus melaksanakan program kerja TPID berdasarkan Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah yang berpedoman pada strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *