Ia menambahkan bahwa digitalisasi sistem keuangan daerah, termasuk penggunaan transaksi non-tunai dan optimalisasi platform digital, menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kualitas pelayanan publik.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbentuk kesepahaman bersama dan rencana aksi nyata untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui sinergi pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi keuangan daerah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pengukuhan WUBI Batch IV bagi pelaku UMKM kabupaten/kota di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, usai mereka menyelesaikan pelatihan selama tiga bulan sejak Juli 2025. Acara ditutup dengan penanaman pohon sebagai upaya mendukung pengembangan ekonomi hijau.(ilham)












