Tebing Tinggi - Batu Bara

Wali Kota Tebing Tinggi Sampaikan Rasa Terima Kasih kepada Pemerintah Pusat atas Revitalisasi 16 SD dan SMP

44
×

Wali Kota Tebing Tinggi Sampaikan Rasa Terima Kasih kepada Pemerintah Pusat atas Revitalisasi 16 SD dan SMP

Sebarkan artikel ini

Iman Irdian Saragih mengapresiasi dukungan Kemendikdasmen dan BPMP Sumut dengan total anggaran Rp6,85 miliar untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan di Kota Tebing Tinggi.

Ia menambahkan, pekerjaan revitalisasi mencakup perbaikan enam ruang kelas, mulai dari kelas I hingga kelas VI, pengecatan ulang ruang administrasi, ruang kepala sekolah, toilet, serta satu unit rumah dinas.

Perbaikan tersebut disambut positif oleh warga sekolah dan orang tua murid. Mifta Rizki Amalia, salah seorang orang tua siswa kelas III, mengaku anak-anak kini lebih bersemangat untuk bersekolah setelah fasilitas dan lingkungan sekolah diperbaiki.

“Fasilitas dan lingkungan sekolah yang baru ini membuat anak-anak lebih bersemangat. Kami sangat berterima kasih atas program pemerintah ini, sekolah kami menjadi jauh lebih baik,” tuturnya.

Senada dengan Mifta, perwakilan Komite Sekolah, Abdul Halim Sinaga, turut menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah.

Ia menilai, pemasangan sekat pada pagar belakang sekolah tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga membuat lingkungan belajar menjadi lebih aman.

Usai memberikan sambutan, Wali Kota bersama rombongan meninjau sejumlah ruang kelas dan menyaksikan langsung proses pembelajaran interaktif menggunakan perangkat smartboard.

Program PHTC Dorong Perbaikan dan Digitalisasi Sekolah

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke SMP Negeri 6 di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Pabatu.

Di lokasi tersebut, perwakilan Kemendikdasmen/BPMP Sumatera Utara selaku Penanggung Jawab Program (Person in Charge/PIC), Arofah Mega Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan peninjauan merupakan bagian dari pengawalan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Program tersebut dirancang untuk mempercepat rehabilitasi dan renovasi infrastruktur fisik sekolah sekaligus mendorong digitalisasi sarana pendidikan di seluruh Indonesia.

“Melalui PHTC, gedung dan lingkungan sekolah diperbaiki agar nyaman digunakan, sementara digitalisasi dihadirkan melalui penyediaan perangkat interaktif digital di kelas,” terang Mega.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas pendidikan yang telah dibangun melalui program pemerintah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *