Upaya ini sejalan dengan visi Kabupaten Asahan yaitu “Masyarakat Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.”
Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Yayasan MTQ Pertama Indonesia atas niat tulus menghibahkan aset bersejarah ini.
“Atas nama pemerintah daerah, kami berkomitmen menjaga, merawat, dan mengembangkan situs bersejarah ini sebagai warisan keagamaan dan kebudayaan yang membanggakan, bukan hanya bagi Asahan, tetapi juga bagi bangsa Indonesia. Pengelolaan yang lebih profesional akan memperkuat syiar Islam dan pendidikan Alquran di daerah kita,” tegasnya.
Sementara, Ketua Yayasan MTQ Pertama Indonesia Dr H Nahar A Abdul Ghani Lc, MA, didampingi Sekretaris Dr. Zain Noval S.STP, MAP, menegaskan bahwa hibah ini merupakan amanah untuk memastikan warisan sejarah Pondok Bungur tetap terjaga.
Yayasan berharap pemerintah daerah dapat mengembangkan lokasi ini menjadi pusat pembelajaran, penelitian, dan pengembangan tilawah Alquran tingkat nasional yang bermanfaat bagi generasi mendatang.(gan).












