TERITORIAL24.COM, MEDAN — Kota Medan kini punya 1.160 poskamling yang tersebar di 21 kecamatan. Jumlah ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat memimpin apel peringatan HUT Pamong Praja ke-75 dan HUT Batalyon Jalak Cakti ke-5 di Lapangan Merdeka, Rabu (17/9/2025).
Menurut Rico, poskamling bukan sekadar gubuk bambu tempat nongkrong bapak-bapak sambil ngopi, tapi jadi “benteng pertahanan” untuk menjaga keamanan lingkungan.
Ia menyebut program ini bagian dari upaya Pemko Medan membangun kota yang aman, nyaman, dan sesuai jargon: Medan Bertuah yang inklusif, maju, dan berkelanjutan.
“Sebagaimana arahan Bapak Presiden dan Mendagri, kita segera melengkapi poskamling di 2001 lingkungan dengan melibatkan Satlinmas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Setiap lingkungan harus jadi benteng pertahanan,” kata Rico.
Dengan jumlah penduduk mencapai 2,1 juta jiwa, Rico menegaskan keamanan tak mungkin diserahkan hanya ke TNI dan Polri. “Kesadaran masyarakat sangat diperlukan. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah jadi kunci menjaga keamanan,” ujarnya.
Apel ini dihadiri jajaran TNI-Polri, kejaksaan, hingga perangkat daerah. Rico juga menyematkan lencana untuk personel Batalyon Jalak Cakti serta membagikan perlengkapan siskamling berupa pentungan dan senter—atribut klasik yang rasanya memang tak tergantikan sejak era ronda kampung dulu.
Rico menutup dengan pesan agar Satlinmas, Satpol PP, dan masyarakat tak cuma berdiri sendiri-sendiri, tapi dipadukan dalam semangat sinergi. “Kalau semua jalan bersama, kota ini akan tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.(Anggi)












