TERITORIAL24.COM, TULUNGAGUNG – Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai halaman SMKN 2 Tulungagung, Senin pagi. Sebanyak 1.400 siswa yang tergabung dalam 40 kontingen kelas antusias mengikuti pembukaan Baris Kreasi SMKN 2 Tulungagung 2026.
Mengusung tema “Kearifan Lokal Jiwa Nasional, Menyongsong Indonesia Emas”, kegiatan tahunan tersebut tidak hanya menjadi ajang menampilkan variasi baris-berbaris, tetapi juga menjadi ruang bagi para siswa untuk menunjukkan kreativitas, kedisiplinan, kekompakan, serta kecintaan terhadap seni dan budaya lokal.
Kemeriahan semakin terasa saat Kepala SMKN 2 Tulungagung, Dwi Atwin Suyitno, secara resmi membuka kegiatan dengan pelepasan bendera start. Sorak semangat peserta menggema mengiringi keberangkatan kontingen pertama.
“Ajang ini adalah sarana untuk mempererat kebersamaan, menempa kedisiplinan, mengasah kekompakan, serta mengekspresikan kreativitas seni dan budaya secara santun,” ujar Dwi Atwin Suyitno.
Ia juga mengajak seluruh peserta menunjukkan karakter sebagai generasi yang ber-Watak Unggul, Ahli & Kompeten, Nyata Aksi, dan Siap Menyongsong Industri, sesuai dengan moto ESEMKADUTA WANI.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Polsek Sumbergempol, Wakil Kepala Sekolah, Ketua Jurusan, guru, serta pengurus OSIS yang menjadi panitia pelaksana. Pengamanan juga dilakukan untuk memastikan perjalanan seluruh kontingen berlangsung tertib dan aman.
Rute Baris Kreasi 2026 dimulai dari halaman SMKN 2 Tulungagung, kemudian melintasi Desa Loderesan, Bukur, Sambirobyong, dan Jabalsari, sebelum kembali ke sekolah sebagai titik akhir.
Sepanjang perjalanan, para siswa menampilkan beragam kreasi dengan penuh semangat. Kekompakan barisan, variasi gerakan, serta ekspresi peserta menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tersebut.
Pihak sekolah mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga ketertiban lalu lintas, bersikap sopan kepada masyarakat, serta mengutamakan keselamatan selama mengikuti kegiatan.
Dwi Atwin Suyitno juga menyampaikan apresiasi kepada Polsek Sumbergempol, panitia OSIS, guru, serta masyarakat yang berada di sepanjang rute karena turut mendukung kelancaran kegiatan.












