BREBES I TERITORIAL24.COM – Sebanyak 125 penyuluh pertanian se-Kabupaten Brebes mengikuti rapat koordinasi sekaligus sosialisasi Program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) dan platform pembelajaran digital (e-learning) di Padepokan Kalisoga, Kecamatan Larangan, Senin (3/11/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Brebes dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia penyuluh pertanian melalui pemanfaatan teknologi digital, sekaligus meningkatkan kualitas pendampingan kepada petani.
Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh diperkenalkan dengan platform e-learning yang menyediakan akses pembelajaran pertanian secara digital.
Melalui platform ini, penyuluh diharapkan dapat memperbarui pengetahuan, memperluas wawasan, serta memperoleh materi pendampingan yang dapat diakses secara fleksibel.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi multipihak dalam menyukseskan berbagai program pertanian.
Menurutnya, setiap program yang berasal dari pemerintah pusat maupun provinsi membutuhkan pendampingan yang tepat dengan mempertimbangkan karakteristik, potensi, serta kebutuhan masing-masing wilayah.
Karena itu, penyuluh dituntut memiliki inisiatif dan kreativitas agar program pertanian tidak sekadar menjadi kebijakan di atas kertas, tetapi benar-benar dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi petani.
Senada, Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Brebes menegaskan komitmen para penyuluh untuk mendukung pelaksanaan program PM-AAS, terutama dalam menjangkau petani dan mengawal pencapaian target luasan lahan yang telah ditetapkan.
HPS Indonesia Pandu Praktik E-Learning
Penguatan kapasitas digital menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut. Tim HarvestPlus Solutions (HPS) Indonesia memberikan pendampingan langsung melalui praktik dan simulasi penggunaan platform e-learning PM-AAS.
Sebanyak 125 peserta tampak antusias mengakses platform menggunakan ponsel pintar masing-masing.












