Sementara, kondisi keuangan Asahan Tahun Anggaran (TA) 2025 ditetapkan sebesar Rp.1.974.305.318.821,97. Dari jumlah tersebut terealisasi senilai Rp.1.909.555.319.686,43 atau sebesar 96,72 persen. Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).Sedang untuk belanja TA 2025 ditetapkan senilai Rp.2.043.565.707.338,30 dengan realisasi sebesar Rp.1.925.542.833.865,71 atau sebesar 94,22 persen.
Belanja daerah tersebut terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.Untuk pembiayaan daerah Asahan TA 2025 ditetapkan sebesar Rp. 69.260.388.516,33 dengan realisasi sebesar Rp.69.273.568.570,20 atau 100,02 persen.
Rapat Paripurna DPRD Asahan itu selain dihadiri 3 Wakil Ketua serta Anggota DPRD Asahan, juga dihadiri Forkopimda bersama Sekretaris Daerah dan OPD serta Camat. (gan).












