Kota Medan

Rico Waas Serius Perangi Narkoba, Pemko Medan Dorong Pembentukan BNN Kota

348
×

Rico Waas Serius Perangi Narkoba, Pemko Medan Dorong Pembentukan BNN Kota

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Pemerintah Kota Medan kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

Lewat langkah konkret, Pemko mendorong pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Medan sebagai garda depan pemberantasan narkoba di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Rapat koordinasi awal pembentukan BNN Kota digelar di Kantor Wali Kota Medan, Senin, 14 Juli 2025, dipimpin Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, mewakili Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas. Hadir sejumlah pejabat perangkat daerah, termasuk perwakilan Kejaksaan Negeri Medan, Kepala BPS, dan Kepala Kesbangpol.

“Pembentukan BNN Kota ini mendesak, mengingat Medan menjadi kota dengan tingkat peredaran narkoba tertinggi di Sumatera Utara—bahkan di Indonesia,” kata Wiriya.

Ia menambahkan, penguatan kelembagaan lewat BNN Kota akan memperkuat program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) secara struktural.

Wiriya menyebutkan, Pemko tengah menyiapkan kelengkapan administratif sebagai prasyarat pembentukan instansi vertikal tersebut, sebagaimana permintaan dari BNN Provinsi Sumut.

Ia juga memberi tenggat waktu kepada perangkat daerah untuk menyerahkan data pendukung paling lambat Rabu pekan ini.

Namun, di balik semangat pemberantasan narkoba, pembentukan BNN Kota juga menyisakan sejumlah catatan kritis. Hingga saat ini, meski peredaran narkoba telah menjadi isu darurat di Medan, pembentukan BNN Kota baru masuk tahap koordinasi awal dan pengumpulan data.

Sementara penyalahgunaan narkoba terus merambah berbagai kalangan, termasuk pelajar dan masyarakat produktif.

Sebelumnya, Wali Kota Rico Waas dalam Seminar Kajian Pembentukan BNN Kota Medan menegaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan prioritas kepemimpinannya.

Ia menyoroti bahaya narkotika sebagai ancaman serius bagi masa depan generasi muda. “Kalau generasi muda rusak karena narkoba, bagaimana masa depan bangsa ini?” ujarnya.

Meski begitu, upaya memberantas narkoba di Medan tidak cukup hanya dengan membentuk lembaga baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *