TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI – Maraknya dugaan penyalahgunaan narkoba di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Tebing Tinggi mendorong aksi tegas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama unsur masyarakat.
Dalam razia yang digelar pada Sabtu malam(19/4/2026),hingga Minggu dini hari, tim gabungan yang melibatkan Pembina Majelis Taklim Persaudaraan Islam (MTPI) Tebing Tinggi, Ustadz Muslim Istiqomah Sinulingga, tokoh agama, serta media, berhasil mengamankan sejumlah pengunjung yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika.
Operasi yang menyasar beberapa titik hiburan malam itu menemukan indikasi kuat aktivitas pesta narkoba yang berlangsung hingga dini hari.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran adalah sebuah hotel di kawasan Paya Pasir.
Dari penggerebekan tersebut, petugas mendapati satu kamar yang diduga digunakan untuk pesta (dugem).

Dari sembilan orang yang berada di dalam kamar, empat di antaranya dinyatakan positif narkoba setelah dilakukan pemeriksaan awal.
Menurut keterangan di lapangan, sempat terjadi upaya perlawanan dan pelarian dari beberapa oknum saat hendak diamankan.
Namun, petugas berhasil mengendalikan situasi dan membawa seluruh yang terindikasi ke kantor BNN untuk proses lebih lanjut.
Razia kemudian berlanjut ke sebuah kafe diskotik di Jalan Sutoyo, Simpang Rambung.
Di lokasi ini, tim mendapati ratusan muda-mudi masih beraktivitas hingga pukul 05.00 WIB.
Saat penggerebekan yang dilakukan sekitar pukul 04.00 WIB, sebanyak 15 orang dinyatakan positif narkoba dan langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak BNN.
Pembina MTPI Tebing Tinggi, Ustadz Muslim Istiqomah Sinulingga, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan nasihat dan pembinaan langsung kepada para pengunjung yang terjaring.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesadaran diri dan menjauhi narkoba sebagai bentuk menjaga masa depan dan kehormatan diri.
“Sebagian dari mereka mengaku menyesal atas perbuatannya. Kita berharap ini menjadi titik balik untuk bertaubat dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” ujarnya.












