TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI – Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil mengungkap 38 kasus tindak pidana narkotika selama pelaksanaan Operasi Antik yang berlangsung selama 21 hari. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 58 tersangka berhasil diamankan.
Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu diwakili Wakapolres Kompol SP. Anak Ampun didampingi Kasatres Narkoba AKP Erikson David, Kasi Humas AKP Bringin Jaya menyampaikan, dari total 58 tersangka yang ditangkap, terdiri dari 57 laki-laki dan satu perempuan.
Seluruh tersangka diamankan dari berbagai lokasi di wilayah hukum Polres Sergai dalam rangka penindakan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
“Selama 21 hari pelaksanaan Operasi Antik, Polres Serdang Bedagai telah mengungkap 38 kasus dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 58 orang. Dari jumlah tersebut, 57 tersangka laki-laki dan satu tersangka perempuan,” ujar Kompol Anak Ampun, Rabu 3 Juni 2026.
Selain mengamankan para tersangka, sambung Waka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti dari tiga jenis narkotika, yakni sabu, ganja, dan ekstasi.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa sabu seberat 43,64 gram, ganja seberat 3,82 gram, serta ekstasi sebanyak 2,5 butir dengan berat total 0,28 gram.
Ia menegaskan, keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Sergai dalam mendukung program pemberantasan narkotika yang menjadi prioritas kepolisian.
“Kami Polres Serdang Bedagai tetap berkomitmen penuh dan memiliki keseriusan yang tinggi dalam memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Sergai,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing, sehingga upaya pemberantasan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Operasi Antik sendiri merupakan operasi kepolisian yang digelar secara serentak dengan target pelaku peredaran dan penyalahgunaan narkotika guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.(Akbar)












