Polhukam

‎Warga Tebing Tinggi Geram, Judi Berkedok Game di Pasar Malam Jl. Bulian Diduga Rusak Generasi Muda ‎

1385
×

‎Warga Tebing Tinggi Geram, Judi Berkedok Game di Pasar Malam Jl. Bulian Diduga Rusak Generasi Muda ‎

Sebarkan artikel ini
Teritorial24.com)

‎TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI– Suasana pasar malam di Jl. Bulian, Kota Tebing Tinggi, yang seharusnya menjadi tempat hiburan keluarga justru menuai keresahan.

‎Warga menyoroti hadirnya permainan yang diduga kuat berkedok judi, berlokasi di sekitar pemandian Pantasi atau di depan Pajak Pasar Sakti.

‎Aktivitas ini dianggap meresahkan karena dinilai dapat merusak moral dan masa depan anak-anak.

‎Ustadz Muslim Istiqomah dari Majelis Taklim Persaudaraan Islam Kota Tebing Tinggi mengungkapkan keresahan masyarakat yang melaporkan praktik tersebut.

‎“Banyak orang tua mengadu, anak-anak mereka lebih gandrung bermain game dan judi ketimbang belajar. Ini jelas merusak akhlak, merugikan ekonomi keluarga, dan menghancurkan masa depan generasi kita,” tegasnya, Sabtu(30/8/2025).

‎Kemarahan warga pun meluas di media sosial. Protes keras dilayangkan masyarakat yang menolak keberadaan permainan berkedok judi tersebut.

‎Desakan juga datang dari Majelis Taklim Persaudaraan Islam. “Kami minta pemerintah dan aparat tidak tinggal diam.”

‎”Cabut izin permainan yang berbau judi, hentikan sebelum makin merusak anak-anak dan generasi penerus bangsa,” ujar Ustadz Muslim.

‎Senada, Ketua FPI Tebing Tinggi, Ustadz Muslim Chan, menyampaikan sikap kerasnya.

‎“Ini bukan sekadar hiburan, tapi perjudian terselubung yang merugikan masyarakat. Kami mendesak pemerintah dan aparat bertindak tegas, jangan sampai kota ini dibiarkan ternodai oleh permainan haram,” ungkapnya dengan nada tegas.

‎Masyarakat menilai kehadiran judi berkedok game di tengah situasi keamanan dan ekonomi Indonesia yang saat ini sedang sulit justru menambah beban.

‎Di satu sisi, warga tengah berjuang menghadapi kondisi hidup yang serba mahal, sementara di sisi lain permainan haram ini menguras uang keluarga dan merusak moral anak-anak.

‎Bagi warga Tebing Tinggi, pembiaran terhadap praktik perjudian berkedok game bukan hanya mencederai ketertiban umum, tetapi juga berpotensi memperburuk masalah sosial dan ekonomi yang kini dihadapi bangsa.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *