Kota Medan

Rico Waas Serius Dengar Keluhan Fraksi, DPRD Medan Angkat Jempol untuk Pergeseran Anggaran Banjir Rob

365
×

Rico Waas Serius Dengar Keluhan Fraksi, DPRD Medan Angkat Jempol untuk Pergeseran Anggaran Banjir Rob

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Ada yang sedikit berbeda di ruang sidang Paripurna DPRD Medan, Senin (22/9/2025).

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, kali ini duduk anteng mendengarkan “curhatan” fraksi-fraksi soal Rancangan APBD Kota Medan 2026.

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD, Wong Chun Sen, itu juga dihadiri Sekda Wiriya Alrahman, pimpinan OPD, hingga anggota DPRD lengkap dengan map tebal masing-masing.

Fraksi PDI Perjuangan lewat Jusup Ginting Suka menegaskan bahwa RAPBD 2026 ini adalah ujian perdana implementasi RPJMD 2025–2029.

Dari 17 program prioritas yang diuraikan Wali Kota, kata Jusup, bidang kesehatan masih jadi sorotan.

UHC memang sudah membantu masyarakat, tapi soal mutu layanan, ruang rawat inap, hingga ketersediaan tenaga kesehatan masih butuh gebrakan nyata.

Tak hanya itu, sektor pendidikan juga tak luput dari “PR” besar. PDI-P meminta Pemko serius menata infrastruktur sekolah supaya anak-anak dan guru tak merasa dianak-tirikan.

“Bantuan untuk 500 siswa putus sekolah harus cepat direalisasikan agar mereka bisa kembali sekolah,” tegas Jusup.

Sorotan paling keras justru datang dari masalah klasik Medan Utara: banjir rob.

Fraksi PDI-P memberi apresiasi pada rencana Pemko yang menggeser Rp250 miliar dari Dinas PKPCKTR ke Dinas SDABMBK, dengan 35 persen di antaranya diprioritaskan untuk Medan Utara.

“Kami mendukung penuh. Semoga bukan hanya wacana, tapi benar-benar dieksekusi,” ucap Jusup sambil menekankan harapan agar program penanggulangan kemiskinan ikut berjalan.

Sementara itu, Fraksi Nasdem lewat Antonius Devolis Tumanggor memberi pengingat lembut tapi menusuk: jangan sampai pembangunan hanya jadi seremonial tanpa prioritas jelas.

“Aspirasi masyarakat harus jadi jiwa RAPBD 2026. Jangan sampai lupa kalau uang ini bukan dari langit, tapi dari rakyat Medan,” katanya.

Sidang akhirnya ditutup dengan serah terima berkas pemandangan umum dari Ketua DPRD Wong Chun Sen kepada Wali Kota Rico Waas.

Berkas tebal itu kini jadi PR resmi Pemko Medan untuk menyiapkan jawaban sekaligus pembuktian: apakah janji pergeseran anggaran banjir rob Medan Utara ini akan benar-benar cair, atau sekadar mampir di meja paripurna.(Anggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *