Daerah

Langkah Cepat KaRutan Mai Yudiansyah Cegah Risiko Bencana di Rutan Kelas IIB Padang

216
×

Langkah Cepat KaRutan Mai Yudiansyah Cegah Risiko Bencana di Rutan Kelas IIB Padang

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, PADANG — Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Padang, Mai Yudiansyah, kembali menunjukkan kepemimpinan responsif dan sigap dalam menjaga keamanan rutan. Pada Jumat, 28 November 2025, ia memimpin langsung kegiatan pemeriksaan dan mitigasi risiko bencana di seluruh area rawan genangan serta titik yang berpotensi mengalami gangguan akibat cuaca ekstrem.

Dengan mengenakan seragam dinas lengkap dan sepatu boot kuning khasnya, Mai Yudiansyah bergerak cepat menelusuri seluruh kawasan rutan.

Langkah ini menjadi bagian dari antisipasi setelah hujan lebat mengguyur Kota Padang beberapa hari terakhir sehingga meningkatkan risiko banjir, penyumbatan drainase, serta kerusakan instalasi pendukung keamanan.

Dalam inspeksi tersebut, ia menyusuri lorong-lorong sempit di sisi tembok pembatas, memeriksa aliran drainase utama, hingga memastikan jalur pembuangan air bekerja optimal.

Di beberapa titik, ia berhenti untuk berdiskusi dengan petugas teknis sambil menunjuk bagian yang telah menunjukkan tanda penyumbatan dan harus segera ditangani.

“Mitigasi bukan sekadar rutinitas, ini kewajiban moral kita. Keselamatan warga binaan dan keamanan rutan tidak bisa ditawar,” tegas Mai Yudiansyah di sela pemeriksaan.

Instruksinya jelas dan terukur. Ia memerintahkan pembersihan saluran yang tertutup sampah dan endapan lumpur, sekaligus memastikan setiap laporan kerusakan ditindaklanjuti pada hari yang sama.

Petugas pun tampak kompak mengikuti jalur inspeksi, sebagian membawa payung di bawah hujan ringan, sementara yang lain mencatat detail area yang perlu penanganan cepat.

Selain drainase, Mai Yudiansyah juga meminta pengecekan menyeluruh pada pepohonan besar, titik instalasi listrik outdoor, serta area terbuka yang rentan menjadi pemicu kecelakaan bila tergenang air.

Menurutnya, infrastruktur basah, licin, atau rusak dapat membuka celah gangguan keamanan, sehingga semua titik harus dipastikan aman.

Kehadirannya di lapangan memberikan dorongan tersendiri bagi para petugas. Mereka mengaku lebih percaya diri karena pimpinan turun langsung memastikan rutan tetap berada dalam kondisi aman meski cuaca tidak bersahabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *