Daerah

SMKN 1 Tulungagung Tancap Gas! Revitalisasi Lahan Praktik Jadi Awal Lahirnya Agripreneur Muda Jawa Timur

67
×

SMKN 1 Tulungagung Tancap Gas! Revitalisasi Lahan Praktik Jadi Awal Lahirnya Agripreneur Muda Jawa Timur

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, TULUNGAGUNG – Selesainya prosesi peresmian revitalisasi lahan praktik oleh Khofifah Indar Parawansa pada Kamis (14/5/2026) menjadi momentum penting bagi SMKN 1 Tulungagung. Tidak ingin berhenti pada seremoni semata, pihak sekolah langsung bergerak cepat menyiapkan implementasi nyata demi menjadikan lahan praktik sebagai pusat pembelajaran agrobisnis modern dan ketahanan pangan.

Kepala SMKN 1 Tulungagung, Ning Fadillah, menegaskan bahwa revitalisasi fasilitas dan penguatan Program SIKAP (Siswa Berkarakter dan Produktif) akan segera diterapkan dalam ekosistem pembelajaran siswa mulai pekan ini.

Menurutnya, kehadiran Gubernur Jawa Timur bukan hanya sekadar kunjungan kerja, melainkan amanah besar untuk membawa sekolah vokasi menjadi motor penggerak pembangunan sektor pertanian modern di kawasan Mataraman.

“Aksi Ibu Gubernur menebar benih kemarin adalah suntikan motivasi luar biasa bagi kami. Tugas kami sekarang adalah memastikan benih itu tumbuh menjadi inovasi. Lahan praktik ini tidak akan dibiarkan menganggur, melainkan akan dikelola secara profesional oleh siswa dengan pendampingan guru,” ujar Ning Fadillah saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (16/5/2026).

Revitalisasi lahan praktik di lingkungan sekolah ini diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjadi laboratorium nyata bagi siswa dalam mengembangkan kompetensi agrobisnis berbasis teknologi.

Melalui pendekatan pembelajaran industri atau Teaching Factory, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengelola produksi secara profesional.

Langkah tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia industri dan sektor pangan masa depan.

Sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Timur dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung–Trenggalek, Dian Pemilu Sari, pihak sekolah telah menyiapkan tiga strategi utama.

Pertama, internalisasi Program SIKAP ke dalam Kurikulum Merdeka berbasis industri agar pembentukan karakter produktif menjadi budaya belajar sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *