Daerah

Pelayanan Kesehatan Berbasis Hati, Plt Bupati Tulungagung Dorong Transformasi Humanis di RSUD dr. Iskak

32
×

Pelayanan Kesehatan Berbasis Hati, Plt Bupati Tulungagung Dorong Transformasi Humanis di RSUD dr. Iskak

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, TULUNGAGUNG — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menegaskan pentingnya pendekatan psikologis dalam dunia pelayanan kesehatan modern.

Hal tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Pelatihan Peningkatan Kualitas Pelayanan di Gedung Auditorium IDIK lantai 2 RSUD dr. Iskak, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur RSUD dr. Iskak, Zuhrotul Aini, serta Ketua Dewan Pengawas, Fuad Syaiful Anam, bersama ratusan tenaga kesehatan yang antusias mengikuti pelatihan.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa pelayanan rumah sakit saat ini tidak lagi cukup hanya berfokus pada kesembuhan fisik.

Ia menekankan bahwa sentuhan emosional dan psikologis memiliki peran besar dalam mempercepat pemulihan pasien.

“Rumah sakit bukan sekadar tempat berobat, tetapi juga ruang untuk menghadirkan rasa aman, nyaman, dan dihargai. Sikap ramah dan empati tenaga kesehatan adalah bagian penting dari proses penyembuhan,” ujarnya.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh sekitar 160 staf internal. Yang menarik, kegiatan ini menghadirkan Tim Manajemen Qolbu Konco Papat sebagai narasumber, yaitu Dodo Mahendra, Deny, Dewa Sulistya, dan Syarif.

Kehadiran tim ini memberikan perspektif berbeda dengan mengangkat dimensi spiritualitas, keikhlasan, serta kesadaran batin dalam bekerja. Pendekatan ini dinilai mampu memperkuat kualitas layanan yang lebih menyentuh sisi kemanusiaan pasien.

Ahmad Baharudin pun mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan RSUD dr. Iskak dalam mengintegrasikan nilai-nilai batiniah ke dalam standar pelayanan kesehatan.

Ia berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai teori semata, melainkan benar-benar diterapkan dalam praktik sehari-hari.

“Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang tulus. Ketika pasien merasa dihargai, maka proses penyembuhan akan berjalan lebih optimal,” tambahnya.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh jajaran rumah sakit untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat semangat kerja yang humanis dan profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *