TERITORIAL24.COM, SOLOK — Saat jalan darat tak bisa dilalui, air dan lumpur menutup akses ke desa, Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, S.IK., M.Si., bersama rombongan menembus banjir dengan kapal boat demi memastikan bantuan sampai ke warga terdampak, Sabtu (29/11/2025).
Mereka menyalurkan logistik ke Nagari Muaro Pingai dan Nagari Paninggahan, dua wilayah yang masih terisolasi akibat banjir bandang.
Warga di sana sudah beberapa hari menunggu bantuan. Makanan, air mineral, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya menjadi sangat berarti bagi mereka yang terjebak di rumah masing-masing, dikepung air dan lumpur.
“Jalan darat tidak memungkinkan dilalui, sehingga kami gunakan jalur Danau Singkarak. Prioritas kami adalah memastikan warga tidak kekurangan kebutuhan pokok,” ujar Kapolres Mas’ud Ahmad dengan nada tegas.
Rombongan berangkat dari Cafe FE Singkarak dan menyinggahi dua titik penerimaan bantuan: perbatasan Puruak Nagari Muaro Pingai dan Posko Jorong Subarang Nagari Paninggahan.
Selain Kapolres, turut hadir Kasat Intelkam, Kasi Propam, personel Polsek Junjung Sirih, anggota Koramil, relawan, dan unsur nagari.
Logistik yang disalurkan meliputi:
60 karung beras @10 kg
120 dus air mineral
60 dus mi instan
72 dus mi cup
60 lapiak telur ayam
Setiap paket diterima langsung oleh warga melalui pemerintah nagari, memastikan bantuan tepat sasaran. Warga pun menyambut dengan haru dan syukur, beberapa bahkan meneteskan air mata karena bantuan datang di saat paling mereka butuhkan.
Kapolres Mas’ud Ahmad menegaskan, pihak kepolisian bersama pemerintah nagari dan relawan akan terus memantau kondisi warga terdampak.
“Kami tidak akan berhenti sampai seluruh warga terdampak banjir mendapatkan bantuan. Setiap tetes hujan dan lumpur tidak akan menghentikan kami,” tegasnya.
Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya kerja cepat dan koordinasi antara aparat, pemerintah, dan relawan.
Bantuan yang tepat waktu bisa menyelamatkan banyak nyawa dan meringankan penderitaan masyarakat terdampak.(Dioni)












